Dark/Light Mode

Balas Serangan Hamas, PM Israel Benyamin Netanyahu: Ini Baru Permulaan

Sabtu, 14 Oktober 2023 13:36 WIB
PM Israel Benyamin Netanyahu (Foto: Istimewa)
PM Israel Benyamin Netanyahu (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Infanteri Israel melancarkan serangan pertama mereka ke Jalur Gaza pada Jumat (13/10/2023), sejak pejuang Hamas membombardir wilayah selatan Israel sepekan lalu. Serangan Hamas ketika itu, menewaskan 1.300 warga Israel, yang sebagian besar merupakan warga sipil.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan, pihaknya baru memulai kampanye pembalasan. "Saya tekankan, ini baru permulaan," kata Netanyahu seperti dikutip Reuters, Sabtu (14/10/2023).

Israel bersumpah memusnahkan Hamas. Mereka menduduki Jalur Gaza, yang selama ini dikuasai Hamas. Pihak berwenang Gaza menyebut, serangan Israel telah menewaskan 1.900 orang di wilayah yang merupakan rumah bagi 2,3 juta warga Palestina.

Baca juga : BMKG: Penanganan Kekurangan Air Global, Harus Ditangani Bersama

Sementara itu, Juru Bicara Militer Israel Daniel Hagari mengatakan, pasukan yang didukung oleh tank telah melancarkan serangan untuk menyerang awak roket Palestina.

Mereka bergerak cepat mencari informasi mengenai lokasi para sandera. Demikian laporan resmi pertama pasukan darat di Gaza, sejak krisis dimulai.

“Kami menyerang dengan kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” tandas Netanyahu.

Baca juga : PBB Kudu Hentikan Perang

Jumat (13/10/2023), Israel memberi tenggat waktu 1x24 jam kepada lebih dari 1 juta penduduk di bagian utara Gaza, untuk mengungsi ke selatan. Demi menghindari serangan masif.

Namun, Hamas yang bersumpah akan berjuang hingga titik darah penghabisan, meminta warga tidak pergi.

“Kematian lebih baik daripada pergi,” kata Mohammad (20). Dia berdiri di jalan, di luar sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel sebelumnya di dekat pusat Gaza.

Baca juga : Serangan Israel Makin Menggila, WNI Nunggu Dievakuasi

Sementara masjid-masjid, menyiarkan pesan: “Pertahankan rumahmu. Pertahankan tanahmu”.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.