Dark/Light Mode

Lagi, Serangan Israel Bunuh Warganya Sendiri

Hamas: Rakyat Kami Takkan Menyerah!

Minggu, 9 Juni 2024 12:51 WIB
Tak kurang dari 210 warga Palestina tewas saat serangan Israel pada Sabtu (8/6/2024) di Kamp Pengungsi Nusseirat dan Deir al-Balah, Gaza. [Foto: democracynow.org]
Tak kurang dari 210 warga Palestina tewas saat serangan Israel pada Sabtu (8/6/2024) di Kamp Pengungsi Nusseirat dan Deir al-Balah, Gaza. [Foto: democracynow.org]

RM.id  Rakyat Merdeka - Hamas menyebut, serangan Israel pada Sabtu (8/6/2024) pagi waktu setempat (Gaza 4 jam lebih lambat dari Jakarta/WIB) sebagai aksi ‘pembantaian’.

"Musuh (Israel) terus melakukan pembantaian terhadap rakyat kami (Palestina), anak-anak dan perempuan, yang saat ini terjadi di Nusseirat dan Deir al-Balah,” kata Kepala Biro Politik Gerakan Hamas, Ismail Haniyeh.

“Dunia (PBB) telah melabeli pasukan pendudukan Israel ini sebagai pembunuh anak-anak, namun mereka tidak mampu mengakhiri perang genosida yang menimpa rakyat kami. Rakyat kami tidak akan menyerah! (Gerakan) perlawanan (Hamas) akan terus membela hak-hak kami dalam menghadapi musuh kriminal ini,” lanjutnya.

Baca juga : Pemkot Tangerang Fasilitasi Warga Terkendala Penerbitan Sertipikat Tanah

“Jika pasukan pendudukan Israel yakin dapat memaksakan pilihannya kepada kami dengan kekerasan, itu cuma hayalan!”

“Gerakan (perlawanan Hamas) ini tidak akan menyetujui perjanjian apa pun, yang tidak akan memberikan keamanan bagi rakyat kami (Palestina) terlebih dahulu. Pasukan pendudukan Israel telah gagal secara militer, jatuh secara politik, dan gagal secara moral. Dunia harus bertindak!” cetus Haniyeh.

Sementara Juru Bicara militer Hamas, Abu Obeida menuding, serangan pasukan Israel justru mengakibatkan terbunuhnya tawanan Israel yang ditawan Hamas, selama ‘pembantaian’ di Kamp Pengungsi Nuseirat dan daerah-daerah sekitarnya di Gaza tengah, meski pasukan Israel juga menyelamatkan empat tawanan hidup-hidup.

Baca juga : Bangun Kawasan Industri Elektronik

Israel sendiri belum menanggapi tuduhan Abu Obeida, yang disampaikannya dalam sebuah pernyataan di saluran Telegram-nya. "Operasi hari Sabtu itu akan menimbulkan bahaya besar bagi para tawanan musuh dan akan berdampak negatif pada kondisi dan kehidupan mereka," lanjut Abu Obeida.

Pihak Israel memperkirakan, masih ada 120 warganya yang ditawan Hamas di Jalur Gaza, termasuk 43 orang yang telah dinyatakan tewas.

Serangan pasukan Israel pada Sabtu ini juga mengakibatkan tewasnya 210 warga Palestina.

Baca juga : Pasca Serangan Iran Ke Israel, Rusia Janji Dorong Deeskalasi Di Timur Tengah

Dari pengumuman bersama oleh Juru Bicara Israel Defence Force (IDF), Juru Bicara Shin Bet (Badan Keamanan Israel), dan Juru Bicara Kepolisian Israel disebutkan, empat sandera Israel berhasil dibebaskan. Masing-masing Noa Argamani (25), Almog Meir (21), Andrey Kozlov (27) dan Shlomi Ziv (40), yang disandera Hamas ke Jalur Gaza dari Pesta Nova pada 7 Oktober 2023. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.