Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lagi Kampanye Di Pennsylvania, Donald Trump Ditembak, Wajahnya Berdarah
Minggu, 14 Juli 2024 08:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Agen Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS) bergegas memapah Donald Trump turun dari panggung, setelah Presiden ke-45 AS itu jatuh di tengah ledakan keras dalam acara kampanye di Butler, Pennsylvania, Sabtu (13/7/2024).
Saat dibantu berdiri, terlihat darah di bagian wajah dan telinga Trump. Dia kembali ke kerumunan, dan mengangkat tinjunya, sebelum dievakuasi dari tempat kejadian dan dibawa ke sebuah kendaraan.

"Kami mendengar beberapa kali suara retakan yang keras. Awalnya saya berpikir itu kembang api. Tiba-tiba, semua orang mulai berteriak," demikian laporan wartawan CNN International, Alayna Treene dari lokasi kejadian.
Baca juga : Ini Komentar Donald Trump Soal Biden Yang Salah Sebut Namanya Di Konferensi Pers

Terkait situasi ini, Tim Kampanye Trump mengatakan, kandidat Presiden AS ke-47 dari Partai Republik itu dalam kondisi baik-baik saja.
“Presiden Trump mengucapkan terima kasih kepada penegak hukum dan petugas pertolongan pertama, atas respons cepat mereka dalam situasi keji ini,” kata Juru Bicara Steven Cheung dalam sebuah pernyataan.
Baca juga : Demo Kenaikan Pajak Di Kenya, 13 Tewas, Ratusan Terluka
“Saat ini, kondisi Trump baik-baik saja. Dia sedang menjalani pemeriksaan di fasilitas medis setempat," imbuhnya.
Salah seorang penonton kampanye yang menyebut dirinya Tim mengatakan kepada BBC, bahwa dia mendengar rentetan tembakan.
"Ada cipratan air yang awalnya kami kira selang pemadam kebakaran, lalu speaker sebelah kanan mulai turun. Sepertinya, ada yang menabrak saluran hidrolik hingga terjatuh. Kami melihat Presiden Trump jatuh, dan semua orang jatuh ke tanah karena terjadi kekacauan," papar Tim.
Jason, yang juga berada di antara penonton, mengaku mendengar lima tembakan berturut-turut.
Baca juga : Belanda Atasi Polandia, Slovenia Ditahan Denmark
“Kami melihat Dinas Rahasia bergerak cepat Trump untuk melindunginya. Semua orang di kerumunan itu turun dengan sangat cepat. Trump berdiri dan mengangkat tinjunya ke udara. Dia sedikit berdarah, telinganya berdarah," bebernya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya