Dark/Light Mode

Usai Gugurnya Pemimpin Hizbullah Lebanon

2 Nama Ini Diprediksi Gantikan Hassan Nasrallah

Minggu, 29 September 2024 16:51 WIB
Sayyed Hassan Nasrallah. [Foto: tehrantimes.com]
Sayyed Hassan Nasrallah. [Foto: tehrantimes.com]

RM.id  Rakyat Merdeka - Siapa yang akan menggantikan Sayyed Hassan Nasrallah sebagai pemimpin Hizbullah berikutnya?

Hassan Nasrallah adalah pemimpin Hizbullah sejak 1992, dengan menjadi Sekretaris Jenderal Hizbullah, ketika ia berusia 30-an.

Gugurnya Hassan pada Jumat (27/9/2024) malam dalam sebuah serangan besar-besaran Israel di Beirut selatan, menandai meninggalnya bukan hanya seorang tokoh, tetapi juga seorang pria yang mewujudkan gerakan Syiah Lebanon di mata para pendukungnya dan wilayah yang lebih luas.

Baca juga : Beban Rakyat Diringankan, Angka Kemiskinan Turun

Mengutip analisa Aljazeera, ada dua tokoh terkemuka yang diperkirakan akan menjadi pengganti Hassan, yakni Hashem Safieddine dan Naim Qassem.

Hashem Safieddine

Sebagai Kepala Dewan Eksekutif Hizbullah dan sepupu Nasrallah, Safieddine secara luas dianggap sebagai calon kuat untuk menjadi sekretaris jenderal gerakan ini.

Hashem Safieddine [Foto: islamtimes.com]

Baca juga : Jadi Diri Sendiri Demi Kesejahteraan Rakyat

Lahir pada 1964 di desa selatan, Deir Qanoun en-Nahr, dekat Tyre, Safieddine belajar teologi bersama Nasrallah di dua pusat utama pembelajaran agama Syiah, kota Najaf di Irak dan Qom di Iran. Keduanya bergabung dengan Hizbullah pada masa-masa awal organisasi tersebut.

Safieddine berasal dari keluarga Syiah terpandang yang telah melahirkan ulama dan anggota parlemen Lebanon. Sementara saudaranya, Abdullah, menjabat sebagai perwakilan Hizbullah untuk Iran.

Dia memiliki hubungan dekat dengan Iran, karena putranya, Redha, menikah dengan putri Qassem Soleimani, jenderal tertinggi Iran yang terbunuh dalam serangan AS pada 2020.

Baca juga : Produksi Sawit Bakal Naik

Selain perannya dalam memimpin dewan eksekutif, Safieddine juga merupakan anggota penting Dewan Syura kelompok itu, dan kepala Dewan Jihad.

Posisi penting itu membuatnya menjadi musuh bagi musuh-musuh Hizbullah di luar negeri. Amerika Serikat dan Arab Saudi telah menetapkan Safieddine sebagai teroris dan membekukan aset-asetnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.