Dark/Light Mode

Inggris, Prancis, Kanada, Portugal, Australia Akui Palestina Merdeka

Musuh Israel Makin Banyak

Selasa, 23 September 2025 07:25 WIB
Jumlah negara yang mengakui Palestina merdeka makin bertambah. (Foto: Dok. AI/Gemini)
Jumlah negara yang mengakui Palestina merdeka makin bertambah. (Foto: Dok. AI/Gemini)

RM.id  Rakyat Merdeka - Musuh Israel di dunia makin banyak. Negara-negara Barat yang dulu pro-Israel, kini balik kanan. Inggris, Prancis, Kanada, Portugal, Australia, telah resmi akui Palestina Merdeka. 

Dukungan itu disampaikan Minggu (21/9/2025), sebelum Sidang Umum PBB digelar. Setidaknya empat negara Barat telah menyampaikan pernyataan sikap bergabung dengan 142 negara lain yang sudah lebih dulu mengakui Palestina. Mereka adalah Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal. 

Negara-negara tersebut menyatakan pengakuan lewat Deklarasi New York, yang menegaskan dukungan terhadap solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan keluar permanen konflik Israel–Palestina. 

Baca juga : Bisnis Emas Dan Haji Dorong Kinerja Solid, BSI Bukukan Laba Rp 3,7 Triliun

Perdana Menteri (PM) Inggris Sir Keir Starmer menyampaikan langsung sikap resmi pemerintahannya lewat sebuah video. 

“Saya menyatakan dengan tegas, sebagai Perdana Menteri negara besar ini, bahwa Kerajaan Bersatu secara resmi mengakui negara Palestina,” kata Starmer lantang. 

Menurut dia, pengakuan ini bukan sekadar simbolik, melainkan janji untuk masa depan yang lebih baik bagi rakyat Palestina. Starmer menyebut cerita-cerita penindasan di Gaza telah merasuk hingga ke ruang publik Inggris; diceritakan di sekolah, jalanan, hingga ruang keluarga. 

Baca juga : Video Sekda Bali Marahi ASN Viral, Gubernur Koster: Itu Bentuk Pembinaan

“Hal ini menciptakan perpecahan. Ada yang menggunakan isu ini untuk memicu kebencian, tapi itu tidak menyelesaikan apa pun. Dunia harus menolak kebencian, dan memperkuat upaya melawannya,” tegasnya. 

Starmer menambahkan, krisis kemanusiaan di Gaza kini mencapai titik terburuk. Kelaparan dan kehancuran ini benar-benar tak tertahankan. Puluhan ribu orang tewas, termasuk mereka yang hanya ingin mencari makanan dan air. “Kematian ini membuat kita semua ngeri,” lanjutnya. 

Nada serupa disuarakan PM Kanada Mark Carney. Ia menegaskan pengakuan negaranya terhadap Palestina juga disertai dorongan perdamaian. 

Baca juga : BNPT Temukan 6.402 Konten Berbau Radikal

“Kanada mengakui negara Palestina, dan menawarkan kemitraan untuk membangun masa depan yang damai bagi Palestina maupun Israel,” tulis Carney di akun X. 

Dari belahan lain, Australia pun menyusul. PM Anthony Albanese bersama Menlu Penny Wong mengumumkan bahwa Australia kini secara resmi mengakui Palestina. 

“Ini bagian dari upaya internasional untuk membangun momentum baru bagi solusi dua negara, dimulai dari gencatan senjata di Gaza dan pembebasan para sandera sejak peristiwa 7 Oktober 2023,” kata keduanya dalam pernyataan resmi. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.