Dark/Light Mode

Pertengahan Bulan Depan, Pariwisata Yunani Menggeliat Lagi

Kamis, 21 Mei 2020 07:14 WIB
Ilustrasi keindahan Santorini, salah satu tempat wisata terkenal di Yunani (Foto: Istimewa)
Ilustrasi keindahan Santorini, salah satu tempat wisata terkenal di Yunani (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Di samping itu, Yunani yang merupakan tujuan wisata populer di kawasan Mediterania, juga akan menyediakan layanan tes Covid-19. Meski belum dapat dipastikan tingkat ketersediaannya.

Perjanjian Timbal Balik

Baca juga : Ringankan Beban Keuangan, Garuda Harus Berani Renegosiasi

Pemerintah Bulgaria kini tak lagi mewajibkan karantina bagi warganya yang pulang bepergian dari Yunani dan Serbia, mulai 1 Juni mendatang. Hal ini ditegaskan PM Bulgaria Boyko Borisov, Selasa (19/5).

Untuk mendukung pemulihan pariwisata, perjanjian timbal balik untuk semua wisatawan dari tiga negara: Yunani, Serbia, dan Bulgaria juga akan diperpanjang mulai 15 Juni mendatang.

Baca juga : Mendag Nggak Nendang

Italia pun tak mau ketinggalan. Rabu (20/5), negara yang dipimpin PM Giuseppe Conte itu mengumumkan akan membuka kembali penerbangan tujuan domestik dan internasional, mulai 3 Juni mendatang.

Kemarin, Italia memang melaporkan 665 kasus baru dengan 161 angka kematian. Namun, jumlah pasien UGD-nya turun 676.

Baca juga : Rerie: Pengobatan Covid-19 Jangan Kesampingkan Penyakit Lain

Sementara Slovenia, berencana memberikan voucher senilai 220 dolar AS atau setara Rp 3,2 juta kepada warganya, untuk mendorong mereka plesiran di dalam negeri, ketimbang melancong ke negara lain. [HES

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.