Dark/Light Mode

Negaranya Dihantam Corona, Raja Thailand Asyik Pelesiran Di Jerman Bersama 20 Wanita

Rabu, 27 Mei 2020 19:33 WIB
Inilah penampilan para pengawal Raja Thailand. Cantik, rambut cepak. Foto: southeast asia globe
Inilah penampilan para pengawal Raja Thailand. Cantik, rambut cepak. Foto: southeast asia globe

RM.id  Rakyat Merdeka - Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dari dulu dikenal eksentrik. Tapi saat negaranya dihantam wabah corona, sementara dia asyik pelesiran di Jerman, itu sih namanya kebangetan. 

Belum lama ini Raja Maha terlihat bersepeda bersama sejumlah simpanannya di dekat sebuah hotel mewah Jerman bernama The Grand Hotel Sonnenbichi. Hotel ini terletak di perbukitan Bavarian Alpinne, dekat Unterammergau. 

Dari foto yang beredar Raja Thailand terlihat mengendarai sepeda balap, lengkap dengan helm, kacamata dan alat pelindung lutut. Di sebelahnya, ada seorang wanita yang biasa disebut wanita “simpanan” Raja.  Di belakangnya, ada dua pengawal wanita yang mengikuti. 

Baca juga : Lebaran Pertama, Endra Nengok Orangtua Di Jakarta

Sekadar info, Raja Thailand memiliki 20 pengawal khusus yang semuanya berkelamin wanita dan cantik-cantik. Sudah jadi rahasia umum, selain mengawal, wanita ini juga bertindak sebagai pemuas nafsu sang raja.

Sudah berbulan-bulan Raja Thailand tinggal di Jerman. Di tengah pandemic corona seperti ini, kehadiran Raja Thailand ini membuat gusar masyarakat sekitar. 

Katharina Schulze, pimpinan Partai Hijau, sudah menanyakan hal ini kepada pemerintah Bavaria. Kenapa Sang Raja diperbolehkan tinggal di kawasan itu, meski kehadirannya tidak ada urusan dengan bisnis. Namun pertanyaan ini tak pernah dijawab. 

Baca juga : MPR Ajak Jadikan Momentum Bersama Melawan Covid-19

Pada musim pandemi ini Grand Hotel sepi pengunjung. Di websitenya disebut, hotel tidak menerima tamu. Namuna tidak disebut soal tamu seperti Raja Thailand. 

Seorang pekerja hotel mengatakan, karyawan tidak diperbolehkan menginjakkan kaki di lantai 4, tempat Raja dan rombongannya menginap. 

Max Boeddeker, reporter majalah Bild yang menginvestigasikan soal ini mengatakan, dengan kekebalan diplomatik yang dimiliki Raja, pemerintah Jerman tak bisa berbuat apa-apa. 

Baca juga : Perangi Covid-19, The Jakmania dan ACT Serahkan Bantuan Untuk Warga Jakarta

Sementara, ahli masalah Thailand Andrew MacGregor mengatakan kepada Bild, lantai tempat Raja menginap penuh dengan barang antik dan perhiasan dari Thailand. 

Sementara soal 20 pengawal wanita yang terus menemani Sang Raja, MacGregor bilang begini, “Beberapa dari mereka senang menemani Raja dengan harapan bisa sukses dan kaya. Sementara yang lain terpaksa bergabung karena takut  dengan konsekuensinya kalau menolak,” jelasnya. 

Gaya hidup sang Raja banyak dikritik rakyatnya di Thailand. Mereka menggunakan tagar “Kenapa Kita Butuh Raja.” Tapi hal ini Cuma disuarakan secara online. Soalnya jika terbukti menghina Raja hukumannya bisa 15 tahun di penjara. [KRS]  
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.