Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sehari Di Putrajaya (1)
Gowes Sepeda 18 KM, Mahathir Masih Nyetir
Jumat, 22 Februari 2019 07:17 WIB
Sebelumnya
Dari jendela, baru terlihat pemandangan yang bikin mata terbelalak. Komplek Putrajaya benar-benar istimewa. Desainnya. Tata kotanya. Jembatannya. Kolam buatannya, ah…pokoknya bikin iri.
Kenapa Jonggol yang dulu mau dibikin seperti Purajaya oleh Pak Harto tidak jadi? Apakah ibukota Negara baru yang diwacanakan Pak Jokowi di luar Jawa itu, bisa ngalahin Putrajaya? Pertanyaan itu tak terjawab karena keburu dipanggil protokoler.
“Pak Mahathir segera turun.”
Baca juga : Mahathir: Masih Suka Balapan?
Keluar dari lift. Dr M jalan tegap. Posturnya sempurna (untuk ukuran seusianya). Badannya tinggi. Perutnya rata. Cukup atletis. Matanya tajam. Senyumnya mengembang. Berjalan menyalami satu per satu tamunya. Bukan tamunya yang diminta menyalaminya. Tangannya lembut tapi kepalan tangannya berotot.
“Saya masih nyetir sendiri. 2 jam bawa kereta, masih bersepeda 18 km,” kata Dr M mengungkapkan fitalisnya yang masih oke.
Tapi, jangan lagi paksa Dr M naik kuda. Apalagi naik gunung. Dua hobi yang lama dia gemari itu sudah lama ditinggalkannya.
Baca juga : Dua WNI Jadi Korban Mutilasi Di Malaysia
“Kuda saya sudah ketuaan, tak lagi benar untuk dinaiki,” katanya berkelakar.
“Naik gunung? Dulu, sampai ke Argentina,” kenangnya.
Tak lagi berkuda. Tak lagi naik gunung. Dr M menjaga kesehatannya hanya lewat nyetir dan bersepeda. Dr M juga hanya makan secukupnya ketika lapar. Lalu berhenti sebelum kenyang.
Baca juga : Tidak Perlu Khawatir Demo Rompi Kuning
Terakhir, tidur cukup 4 jam. Itu lah yang membuat Dr M tetap sehat dan bugar di usia manulanya. Mungkin karena itu, Dr M masih bisa berdiri tegap satu jam lebih di satu acara.
Di outdoor. Di tengah terik matahari. Dia berdiri tegap, sementara ada rakyatnya yang pingsan tak kuat menahan panasnya matahari. Bersambung
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya