Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Keadaan Darurat Diumumkan
Covid-19 Akhirnya Tembus Ke Korut
Senin, 27 Juli 2020 07:31 WIB
Sebelumnya
“Momen ini luar biasa bagi Korut yang mengakui adanya kasus pertama Covid-19. Itu bisa dipakai untuk meminta bantuan kemanusiaan,” ujar Choo.
Cho Han-bum, peneliti senior di Institut Unifikasi Nasional Korea di Seoul mengatakan, penting bagi Korea Utara melaporkan dugaan kasus impor virus Covid-19 pertama kali.
Baca juga : Ini Harapan Kadin Buat Komite Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Dia bilang, Korut dalam situasi yang mengerikan. Apalagi, mereka belum dapat menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Umum Pyongyang tepat waktu. “Korea Utara dapat menggunakan ini sebagai cara untuk menerima bantuan dari Korsel,” kata Cho.
KCNA tidak merinci bagaimana “pembelot” yang tidak disebutkan identitasnya itu telah melintasi salah satu perbatasan paling dijaga dunia. Tapi di katakan, insiden itu sedang di selidiki dan unit militer yang bertanggung jawab akan menghadapi “hukuman berat”.
Baca juga : Kasus Corona Di India Tembus 1 Juta
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengatakan, ada “peluang besar” bahwa seseorang memang telah menyeberang. Dan militer sedang memeriksa rekaman pengawasan. Bahkan menyarankan mungkin bisa mengidentifikasi orang tersebut.
“Militer kami telah menetapkan beberapa orang dan sedang memverifikasi fakta dalam kerja sama erat dengan agen terkait,” kata JCS.
Baca juga : DKI Belum Aman Covid-19, Anies Perpanjang PSBB Transisi 14 Hari
Korut telah menerima ribuan alat uji Covid-19 dari Rusia dan negara-negara lain. Dan memberlakukan penutupan perbatasan yang ketat. Ribuan orang di Korut juga dikarantina sebagai tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran. Meski belakangan telah ada relaksasi. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya