Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono
Untuk Kepentingan RI, Benarkah Trump Lebih Baik Ketimbang Biden?
Sabtu, 31 Oktober 2020 13:58 WIB
Sebelumnya
Saya ingin memberikan testimoni sebagai berikut. Sewaktu memimpin Indonesia dulu, saya pernah bekerja sama dengan dua presiden Amerika Serikat. Yang pertama George Bush, sedangkan yang kedua Barrack Obama. Bush dari Partai Republik, sedangkan Obama dari Partai Demokrat.
Yang ingin saya ulas, benarkah hubungan bilateral Indonesia, dan sejak tahun 2009 telah kita tingkatkan sebagai kemitraan strategis, ditentukan oleh siapa yang menjadi Presiden Amerika Serikat?
Betulkah ada perbedaan yang sangat fundamental, terkait kebijakan Amerika terhadap Indonesia, jika presidennya dari Partai Republik atau Partai Demokrat?
Baca juga : Pengelolaan Sumber Daya Kemaritiman Perlu Lebih Dioptimalkan
Terhadap dua pertanyaan penting ini, inilah komentar saya. Di banyak negara, Amerika termasuk di dalamnya, tak selalu berbeda sikap dan kebijakan antara pihak penguasa dengan oposisi, jika menyangkut politik luar negeri (foreign policy).
Bahkan sering kali pula, tajamnya perbedaan posisi dan kebijakan antara partai penguasa dengan oposisi pada urusan domestik, tak berlaku bagi hubungan internasional negara itu.
Sewaktu menjadi Presiden Indonesia dulu, kalau berkunjung ke luar negeri, hampir selalu saya diacarakan untuk bertemu dengan pemimpin oposisi (leader of the opposition), selain tentunya pihak yang sedang memerintah.
Baca juga : CEO Ruangguru: Masuk Stanford Jauh Lebih Susah Ketimbang Harvard
Saya juga sering menerima pimpinan oposisi sebuah negara, yang tengah berkunjung ke Indonesia. Sepengetahuan saya, kalau menyangkut hubungan bilateral dan kebijakan luar negeri mereka terhadap Indonesia, pada hakikatnya sama antara partai yang sedang memerintah dengan partai yang sedang beroposisi. Kalau toh ada perbedaan tidaklah banyak, dan juga tidak terlalu prinsip.
Kembali ke hubungan Indonesia-Amerika Serikat di bawah Presiden Bush, yang dari Partai Republik, dan di bawah Presiden Obama, yang dari Partai Demokrat, saya juga bisa menjelaskan seperti ini.
Tidak benar misalnya ketika Bush yang memimpin, Amerika tak lagi peduli dengan demokrasi, HAM, rule of law dan lingkungan, dan seolah hanya membicarakan urusan kerja sama ekonomi dan bisnis semata.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya