Dark/Light Mode

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono

Untuk Kepentingan RI, Benarkah Trump Lebih Baik Ketimbang Biden?

Sabtu, 31 Oktober 2020 13:58 WIB
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono Untuk Kepentingan RI, Benarkah Trump Lebih Baik Ketimbang Biden?

 Sebelumnya 
Kalau kita masih takut pada pihak asing, berarti mental kita masih mental negara jajahan. Justru kita harus takut kepada rakyat sendiri, kalau kita lalai menegakkan nilai-nilai dan pranata yang itu menjadi kepentingan kita sendiri. Menjadi harapan dan aspirasi rakyat kita. Ini pandangan sederhana saya.

Akhirnya, menutup pandangan dan pendapat saya ini, ada 2 hal yang ingin saya sampaikan. Yang pertama, menanggapi wacana publik yang berbeda, antara yang pro-Trump dan yang pro-Biden, saya tidak setuju kalau hanya Trump yang akan membuat Indonesia beruntung dari segi hubungan bilateral.

Baca juga : Pengelolaan Sumber Daya Kemaritiman Perlu Lebih Dioptimalkan

Sesuai pengalaman saya bekerja sama dengan Presiden Bush dan Presiden Obama di waktu lalu, kepentingan nasional Indonesia tetap dapat kita capai dan perjuangkan siapa pun yang menjadi presiden Amerika.

Karenanya, sejalan dengan apa yang saya ketahui dan alami itu, kita akan punya peluang yang sama apakah Amerika dipimpin oleh Trump ataupun Biden.

Baca juga : CEO Ruangguru: Masuk Stanford Jauh Lebih Susah Ketimbang Harvard

Yang kedua, dan ini yang menurut saya lebih penting, siapa pun yang akan terpilih menjadi presiden Amerika Serikat mendatang, kita harus siap.

Indonesia, atas dasar prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan, harus tetap bisa menjaga dan meningkatkan hubungan dan kerja sama bilateral dengan Amerika di masa depan.

Baca juga : Otoritas Saudi Tangkap Pria Yang Tabrakkan Mobilnya Ke Pagar Masjidil Haram

Di abad 21 ini, tak ada negara yang boleh bersikap menguasai dan hegemonik terhadap negara lain. Kesetaraan dan kemitraan menjadi norma dan semangat baru dalam hubungan antar bangsa. ***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.