Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Demi keamanan jelang pelantikan Presiden-Wakil Presiden Amerika Serikat, Joe Biden-Kamala Harris, pada 20 Januari 2020, Washington di-lockdown. Sejumlah pengamanan dilakukan bagi mereka yang hendak masuk wilayah ring satu ini sejak Rabu (13/1).
Maskapai penerbangan Delta Airlines misalnya. Mereka melakukan pengecekan menyeluruh dan menolak membawa penumpang yang membawa senjata. Kebijakan ini diberlakukan hingga pelantikan Biden usai.
Baca juga : Menlu China Tebar Pesona Di ASEAN
"Ini untuk memastikan keamanan Washington jelang pelantikan," jelas Kepala Eksekutif Delta Airlines Ed Bastian, kepada Reuters, Kamis (14/1).
Pengamanan ini untuk mencegah aksi anarkis seperti yang terjadi pekan lalu, saat massa pro Donald Trump merangsek masuk Capitol Hills.
Baca juga : Sopir Menantu Nurhadi Dijebloskan Ke Tahanan
Penutupan sejumlah tempat dilakukan. Seperti dilaporkan CNN, garis pagar tinggi yang mengelilingi Capitol Hills diperluas. Garis pembatas ini juga untuk menghalangi akses ke Mahkamah Agung AS dan Perpustakaan Kongres.
Beberapa ruas jalan terdekat juga ditutup. Beberapa pemilik usaha di ring 1 mengatakan, mereka juga diminta tutup pekan depan. Agen transportasi umum kota mengatakan, bakal menutup stasiun metro tertentu dan mengubah rute jalur bus dari 15 hingga 21 Januari.
Baca juga : Biden Justru Senang
Taman nasional, monument, dan museum nasional untuk sementara tidak menerima pengunjung. Layanan kereta api nasional Amtrak juga mengatakan akan menerapkan peningkatan keamanan, termasuk penempatan petugas polisi tambahan di kereta. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya