Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Makin Pede Jelang Australian Open
Sudah Tiga Hari, Negeri Kanguru Nihil Kasus Covid
Minggu, 7 Februari 2021 15:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kabar baik datang dari Negeri Kanguru, jelang Grand Slam Australian Open di Melbourne pada Senin (8/4) besok.
Tiga hari berturut-turut, negeri yang dipimpin Perdana Menteri Scott Morrison itu berhasil menihilkan jumlah kasus harian Covid.
Baca juga : Jelang Australia Open, Barty Juara Yarra Valley Classic
Australian Open 2021, rencananya hanya dihadiri 30 ribu penonton dalam sehari. Atau hanya 50 persen kapasitas normal. Sesuai protokol kesehatan.
Australia yang dikenal sukses menangani pandemi Covid, juga mewajibkan aturan karantina selama 2 minggu bagi para pemain yang akan berlaga di event Grand Slam tersebut.
Baca juga : Takut Cedera Di Australia Open, Naomi Mundur Cari Keringat
Pada Minggu (7/2), para pemain telah melakukan turnamen pemanasan. Danii Medvedev sukses mengantar Rusia ke final Piala ATP, dan peringkat 1 dunia Ash Barty mengalahkan petenis Spanyol Garbine Muguruza untuk memenangkan Yarra Valley Classic.
Lebih dari 500 staf dan pemain telah dites ulang Covid pada Jumat (5/2), setelah seorang pekerja hotel terkonfirmasi positif Corona. Hasilnya negatif. Otoritas Kesehatan Negara Bagian Victoria juga mengatakan, hampir 1.200 orang yang berinteraksi dengan pekerja terinfeksi itu, juga negatif Covid.
Baca juga : Jelang Australia Open, Serena Ngegas Di Turnamen Yarra Valley Classic
Di samping itu, juga tak dilaporkan adanya kasus baru di New South Wales, Queensland dan wilayah barat Australia.
"Kami sangat bersyukur. Tiga hari berturut-turut, kasus Covid berhasil dinihilkan. Dengan 17 dari 19 hari terakhir nol kasus penularan komunitas di seluruh Australia, "kata Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt via akun Twitter-nya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya