Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tak Terima Pemberitaan Miring Soal Xinjiang, Kedubes China Sampaikan Klarifikasi
Senin, 5 April 2021 10:27 WIB
Sebelumnya
Sebagai sesama negara berkembang, China dan Indonesia sama-sama memiliki sejarah pahit penjajahan dan penjarahan di bawah kolonialisme.
Kedua negara saat ini juga menghadapi tugas yang sama: meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mewujudkan pembangunan dan kemakmuran bangsa.
Baca juga : Hukuman Bagi Yang Mudik Lebaran, Kerasin Saja Pak!
China dan Indonesia telah memelihara koordinasi dan kerja sama erat dalam berbagai urusan internasional dan regional, demi memperjuangkan hak berkembang negara-negara berkembang.
China juga merupakan sahabat yang tulus bagi Indonesia dan Dunia Islam, dengan sejarah panjang pertukaran dan pembelajaran agama antara kedua pihak.
Baca juga : Mulai Periksa Saksi, KPK Dalami Pembelian Lahan Perumda Sarana Jaya
Sejak 2019, lebih dari 100 warga Indonesia dari berbagai kalangan telah menerima undangan China untuk mengunjungi Xinjiang.
Mereka telah menyaksikan sendiri realitas Xinjiang yang sebenarnya, termasuk kemakmuran ekonomi, stabilitas sosial, persatuan harmonis berbagai etnik, dan kebebasan beragama.
Baca juga : KPK Ingatkan Yaqut, Pengadaan Barang Di Kemenag Rawan Korupsi
"China menyambut lebih banyak sahabat-sahabat Indonesia dari berbagai lapisan masyarakat untuk mengunjungi Xinjiang, untuk menyaksikan sendiri pembangunan dan perubahan yang terjadi di sana," pungkas Kedubes China. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya