Dark/Light Mode

Operasi SAR KRI Nanggala-402

Nggak Pakai Rehat, Begitu Tiba Di Perairan Utara Bali, Kapal MV Swift Rescue Milik Singapura Langsung Kerja

Minggu, 25 April 2021 16:55 WIB
Operasi SAR KRI Nanggala-402 Nggak Pakai Rehat, Begitu Tiba Di Perairan Utara Bali, Kapal MV Swift Rescue Milik Singapura Langsung Kerja

 Sebelumnya 
Dalam konferensi pers kemarin., Kepala Staf AL (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan, pihaknya terus mematangkan persiapan untuk operasi SAR KRI Nanggala-402 dari kedalaman 850 meter.

Karena jatuh lebih dari 500 meter, kapal selam kemungkinan besar telah hancur oleh tekanan air dan retak. Sehingga, evakuasinya menjadi tidak mudah.

Kepingan kapal selam dan benda-benda otentik KRI Nanggala-402 seperti pecahan torpedo, sajadah, dan pelumas periskop telah ditemukan di area sekitar kapal selam terakhir melakukan kontak.

Baca juga : Kapal MV Mega Bakti Milik Malaysia Tiba Di Perairan Utara Bali

"Ini menunjukkan adanya tekanan eksternal atau retakan pada peluncur torpedo," ujar Yudo.

Sebelumnya, pencari telah mendeteksi tumpahan minyak dan benda tak dikenal dengan magnet tinggi di kedalaman 50 m hingga 100 m.

Penemuan bukti otentik tersebut, mendorong peningkatan status pencarian kapal selam dari sub miss menjadi sub sunk, istilah militer untuk tenggelam.

Baca juga : Malaysia Berangkatkan Kapal Penyelamat MV Mega Bakti, Dengan 54 Kru

The Strait Times menyebut, ini adalah tragedi kapal selam pertama di Asia Tenggara, yang dipicu oleh peralatan dan persenjataan militer yang menua.

Status tenggelam KRI Nanggala-402 membuat seluruh masyarakat Indonesia berduka.

Di berbagai platform media sosial, warganet banyak menyampaikan ucapan belasungkawa dan mengungkapkan kesedihan mereka.

Baca juga : Bantu Cari KRI Nanggala-402, Singapura Kirim MV Swift Rescue

Tagar # PrayForKRINanggala402 kini jadi trending topic di Twitter.

"Dear Ocean, tolong kirimkan mereka ke pintu Surga," kata pengguna Twitter @edetgab. Sebagian netizen masih berharap awak kapal ditemukan hidup-hidup dan dapat kembali ke pangkuan keluarga. "Semoga ada keajaiban," ujar @ ro63250399. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.