Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Siapkan Roadmap New Normal
Singapura Akan Perlakukan Covid-19 Sama Dengan Flu
Jumat, 25 Juni 2021 05:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Singapura tengah mempersiapkan road map kehidupan warganya agar bisa hidup berdampingan dengan Covid-19. Nantinya, warga akan bisa beraktivitas seperti biasa meskipun virus Corona masih berkeliaran.
Covid-19 nantinya akan mendapat perlakuan seperti penyakit endemi lain, seperti flu dan lainnya, di Singapura. Sebagai penyakit yang bisa datang berkali-kali namun terkendali. Prioritas pemerintah Singapura dalam beberapa bulan ke depan adalah mempersiapkan warga Singapura hidup berdampingan dengan Covid-19.
Hal ini disampaikan tiga pejabat yang memimpin gugus tugas penanganan Covid-19 di Singapura. Yakni, Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, Menteri Keuangan Lawrence Wong, dan Menteri Kesehatan Ong Ye Kung.
Baca juga : Sistem Water-Cooled Pada Pendingun Udara Mampu mengurangi Penyebaran Covid-19
“Sudah 18 bulan sejak pandemi dimulai dan warga kita lelah dengan peperangan ini. Semua bertanya, kapan dan bagaimana pandemi berakhir,” kata mereka dalam sebuah pernyataan, dikutip dari The Straits Times, kemarin.
“Kabar buruknya, Covid-19 mungkin tidak akan pernah hilang. Kabar baiknya adalah, itu mungkin untuk hidup normal di tengah-tengah Covid,” imbuh pernyataan itu.
Sebuah road map tengah dibuat agar Singapura bisa beralih ke new normal. Pencapaian itu bisa diraih seiring dengan program vaksinasi.
Baca juga : Pembangunan Ibu Kota Negara Akan Perhatikan Kearifan Lokal
Singapura telah melakukan beberapa langkah untuk mempersiapkan Covid-19 menjadi endemi dan meningkatkan vaksinasi. Negara itu menggunakan vaksin Pfizer, Moderna, dan Sinovac untuk program imunisasi virus Corona. Sejauh ini vaksin tampaknya efektif mengurangi kasus infeksi dan penularan. Mayoritas warga yang sudah mendapat vaksin penuh hanya menunjukkan gejala ringan atau tidak sama sekali begitu terpapar.
Singapura menargetkan, pada awal Juli, dua per tiga dari total penduduk sudah mendapatkan setidaknya satu dosis.
“Tonggak sejarah kita berikutnya adalah setidaknya dua per tiga dari penduduk mendapatkan vaksin penuh dua dosis pada Hari Kemerdekaan, jika pasokan memungkinkan. Kami berupaya mendatangkan dan mempercepat prosesnya,” kata mereka.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya