Dark/Light Mode

UMNO Cabut Dari Koalisi Pemerintahan PM Muhyiddin

Politik Malaysia Memanas Corona Makin Mengganas

Sabtu, 10 Juli 2021 05:17 WIB
Perdana Menteri Muhyiddin Yassin. (Foto : AFP).
Perdana Menteri Muhyiddin Yassin. (Foto : AFP).

 Sebelumnya 
“Kegagalan Pemerintah ini sangat terlihat. Mereka me­nyelewengkan deklarasi status darurat negara, yang terlihat sebagai taktik politik, dan hanya membuat kesengsaraan bagi rakyat dan perekonomian,” kata Zahid.

PM baru nanti, diharapkan fokus pada penanganan Covid-19 seperti vaksinasi dan peningkatan kesejahteraan.

Setelah herd immunity ter­capai, lanjut Ahmad, PM meminta raja untuk mengembalikan mandat rakyat untuk menyelenggarakan Pemilihan Umum ke-15. Ahmad Zahid juga menyatakan, UMNO tidak akan mendukung pemimpin oposisi Anwar Ibrahim sebagai PM. Partainya juga tidak akan men­dukung koalisi apapun denganPakatan Harapan atau Partai Aksi Demokratik.

Baca juga : Uji Klinis Ivermectin Di Malaysia Untuk Pasien Covid Berisiko Tinggi Dijadwalkan Kelar September

Reshuffle Kabinet

Di tengah pergolakan politik, PM Muhyiddin merombak kabi­netnya. Ia menunjuk Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob sebagai Wakil PM. Namun de­mikian, Ismail Sabri tetap men­jabat Menteri Pertahanan.

“Penunjukan (Ismail Sabri) akan membantu Perdana Menteri

Baca juga : Utang Pemerintah Meningkat, Politisi Banteng: Tidak Perlu Panik

 dalam mengelola negara dan akan membantu memenuhi kebutuhan rakyat di saat negara sedang menghadapi krisis ekonomi dan kesehatan,” demikian pernyataan yang dikeluarkan Kantor Perdana Menteri Malaysia seperti dikutip dari The Star.

Selain itu, Hishammuddin Hussein ditunjuk sebagai Menteri Senior (Luar Negeri). Ia akan memimpin gugus keamanan, yang sebelumnya dipimpin Ismail Sabri.

Negeri jiran terus mencatat rekor infeksi harian lebih dari 7.000 kasus dalam dua hari berturut-turut pada Rabu (7/7). Kementerian Kesehatan men­catat 7.097 kasus Covid-19 da­lam 24 jam terakhir. Sementara itu, Malaysia mencatat 7.654 kasus Covid-19 pada sehari sebelumnya. Dengan jumlah tersebut, saat ini Malaysia men­catat total lebih 808 ribu kasus Covid-29 dengan hampir 6 ribu kematian.

Baca juga : Menperin Turun Tangan

Pasien Corona yang masuk unit perawatan intensif (ICU) juga dilaporkan memecahkan re­kor sebanyak 943 orang. Hingga kini, pasien yang diintubasi mencapai 450 orang. Tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di ICU juga masih melebihi 100 persen. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.