Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Indonesia Tak Sendirian Berjuang Lawan Corona
Singapura Bantu Oksigen AS Kirim Vaksin Moderna
Senin, 12 Juli 2021 05:20 WIB
Sebelumnya
“Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan terhadap Pemerintah Amerika Serikat,” kata Retno.
Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Y Kim menambahkan, saat virus Corona terus menyebar, dan dengan munculnya varian-varian baru, memvaksin secepatnya, sebanyak-banyaknya menjadi langkah yang sangat penting.
Baca juga : Menuju Tanjung Priok, Kapal AL Singapura Bawa 40 Ton Oksigen
“Cepatnya laju penyebaran penyakit telah memperlihatkankepada kita bahwa tidak ada satu bangsa pun yang bisa bertindak sendirian untuk melawan pandemi global. Amerika Serikat berkomitmen melindungi nyawa orang-orang di Indonesia dengan bermitra dengan pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan upaya vaksinasi,” terang Sung Y Kim.
Di Indonesia, vaksin Moderna telah mendapat izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 2 Juli 2021.
Baca juga : Lonjakan Kasus Covid Tinggi, Singapura Batasi Traveller Dari Indonesia
Penerbitan EUAini berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga dan pengkajian Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19, ITAGI dan BPOM. Hasil uji klinis fase ketiga menunjukkan efikasi vaksin Moderna mencapai 94,1 persen pada kelompok usia 18-65 tahun.
Selain itu, hasil uji klinis fase ketiga juga menyatakan, vaksin Moderna aman untuk kelompok populasi masyarakat dengan komorbid atau penyakit penyerta.
Baca juga : Kendaraan Operasional Sudinhub Jaktim Bantu Angkut Pasien Dan Jenazah Covid
Ada pun komorbid yang dimaksud, yakni penyakit paru kronis, jantung, obesitas berat, diabetes, penyakit liver hati, dan HIV. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya