Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia
- Bersama Danantara, BRI Kontribusikan Pajak Terbesar Dukung Pembangunan Nasional
- 3 Pemimpin Dunia Berkunjung Dalam Sepekan, Qodari: Bukti RI Makin Dipercaya
- BPJS Ketenagakerjaan Bekali Ahli Waris Jadi Wirausaha Lewat Program PEKA
- PTPP Raih Proyek Pembangunan Tower 4 ITS Surabaya Senilai Rp 151,9 Miliar
RM.id Rakyat Merdeka - Ksenia Ovchinnikova, wanita dari kota Omsk di Rusia, menggugat perusahaan restoran cepat saji di negara itu. Pasalnya, Ovchinnikova membatalkan puasa pra paskahnya karena ngiler dengan spanduk iklan makanan yang tampak lezat.
Baca juga : Taliban Makin Perkasa, Amrik Tak Bisa Apa-apa
Kejadian itu sebenarnya sudah dua tahun yang lalu. Wanita yang menganut agama Kristen Ortodoks itu, sedang menjalankan ibadah puasa prapaskah.
Baca juga : Nama Harun Masiku Nggak Dipajang Situs Resmi Interpol, Polisi Bilang Begini
Tapi, ibadah itu kemudian batal karena dia tergiur iklan produk daging yang terlihat lezat. Dia menuduh resto cepat saji itu melanggar Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
Baca juga : Deal, La Pulga Ikat Kesepakatan Anyar Di Barcelona
Pasalnya, saat itu ia tengah berusaha menahan diri dari makanan daging dan produk hewani lainnya. Apalagi, sebelumnya dia telah menjalankan ibadah itu dengan taat selama 16 tahun.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya