Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ismail Sabri Tawari Oposisi Malaysia Posisi Majelis Pemulihan Negara

Minggu, 22 Agustus 2021 23:49 WIB
Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob (Foto: Istimewa)
Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob menawari pimpinan oposisi untuk menjadi anggota Majelis Pemulihan Negara (MPN) dan Panitia Khusus Penanggulangan Covid-19 (JKMC). Tawaran itu disampaikan secara terbuka melalui pidatonya sebagai Perdana Menteri ke-9 yang disiarkan langsung, Minggu (22/8).

“Bersama pemerintah ini, saya akan menyediakan tim administrasi yang akan membantu negara ini segera keluar dari krisis kesehatan dan ekonomi.
Saya berjanji akan menghasilkan yang terbaik untuk membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap tim saya tidak sia-sia,” ujarnya, seperti dikutip Antara.

Untuk itu, kata Ismail Sabri, stabilitas politik harus segera dicapai melalui kebersamaan dan itu termasuk menjalin kerja sama lintas partai. Dia mengatakan, hal itu juga sejalan dengan perintah Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah Ri'ayatuddin, yang ingin semua pihak melupakan segala perbedaan demi tercapainya cita-cita dan kesejahteraan rakyat.

"Semua pihak harus siap bekerja dalam tim untuk kembali mengharmoniskan suasana. Dengan kata lain, prinsip kebersamaan harus kita pegang," katanya.

Waktu Ismail Sabri memerintah lagi tidak lama. Sisa masa pemerintah hanya 21 bulan lagi, sebelum Pemilu ke-15 digelar Malaysia.

"Mari kita maju. Kita selesaikan semua perebutan kekuasaan politik. Kita berjuang bersama sebagai keluarga besar yang meliputi PNS, pegawai swasta dan wiraswasta dalam memperbaiki, merawat dan memulihkan negeri ini," ajaknya.

Dia menambahkan, tim administrasi yang unggul tidak akan tercapai tanpa kerja sama semua pihak. Makanya, dia mengharapkan kerja sama dari seluruh jajaran pemerintahan yang didukung PNS sebagai tulang punggung penyelenggaraan negara.

"Mari kita bersatu sebagai keluarga Malaysia, untuk memulihkan kesejahteraan dan kenyamanan hidup yang pernah kita nikmati," kata Wakil Presiden UMNO tersebut. [USU]