Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Perjalanan Dibatasi, Pengantin Gelar Resepsi Di Perbatasan 2 Negara
Sabtu, 9 Oktober 2021 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pembatasan perjalanan yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) dan Kanada, membuat pernikahan Bryan Ray dan Karen Mahoney yang terpisah dua negara, tak sesuai rencana.
Tapi, pasangan itu tak kehilangan akal. Agar keluarga masing-masing mempelai bisa hadir, mereka menggelar resepsi di garis perbatasan kedua negara.
Baca juga : SKK Migas dan Pertamina Kunjungi Lantamal Belawan
Ide menikah di perbatasan muncul karena Mahoney ingin agar neneknya hadir dalam resepsi tersebut. Beruntung, Ray punya teman yang bisa membantu mereka menggelar resepsi itu tepat di perbatasan AS-Kanada di wilayah Quebec, Kanada.
Menurut Mahoney, ia ingin menikah sesegera mungkin. Padahal, ASdan Kanada masih memberlakukan sejumlah pembatasan akibat pandemi Covid-19. Tapi dengan segala usaha, hari bahagia itu pun berjalan lancar. “Saya tak bisa menunggu hari lain,” kata Mahoney, mengutip New York Post, kemarin.
Baca juga : Pasar Modal Indonesia Gelar Vaksinasi Di Manggarai Barat
Rencana itu berakhir bahagia bagi Mahoney dan neneknya yang berusia 96 tahun. Apalagi, Mahoney baru sekali bertemu neneknya dalam dua tahun terakhir. “Kami berdua menangis. Ini momen yang tidak akan pernah dia lupakan,” tandas Mahoney. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya