Dark/Light Mode

Tinjauan Haji Dalam Berbagai Dimensi Spiritual (21):

Mengapa Banyak Cerita Unik di Mekkah?

Rabu, 27 Juli 2022 06:29 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Pengalaman lain pernah dialami Ibn ‘Arabi sebagaimana diceritakan di dalam kitab Al-Mubasysyirat-nya, ketika be­rada di halaman Ka’bah, ia penasaran, apakah shalat lebih utama 100.000 lebih utama daripada di tempat lain, tempat­nya di depan Ka’bah atau batas tanah haram. Lalu tiba-tiba “berjumpa” dengan Abu Bakar yang terlibat dalam kasus lahirnya hadis itu tiba-tiba muncul di hadapan Ibn ‘Arabi. Ia lalu bertanya lepadanya apaha yang diberi pahala 100.000 kali itu shalat di pelataran Ka’bah atau di tanah haram? Lalu Abu Bakar menjawab, ketika hadis ini diucapkan Nabi yang dimaksudkannya ialah shalat di dalam wilayah tanah haram, bukan hanya di pelataran Ka’bah.

Baca juga : Hakekat Thawaf (2)

Pengalaman lain para jemaah beraneka ragam. Ada yang merasa berjumpa dengan orang-orang yang sudah wafat, ada yang merasa berjumpa dengan manusia aneh yang tiba-tiba menolong misalnya untuk mencium hajar aswad atau keluar dari jepitan kerumunan orang banyak. Ada yang mendengarkan suara-suara aneh yang seperti sangat familiar tetapi tidak kelihatan orangnya, ada yang merasa dibalas kesalahannya dengan cara mendapatkan musibah, dan lain sebagainya.

Baca juga : Hakekat Thawaf (1)

Cerita-cerita seperti ini muncul juga di negara-negara lain, termasuk dari orang-orang barat muallaf. Cerita-cerita semacam ini adalah wajar jika kita memahami beberapa riwayat yang disandarkan kepada Nabi bahwa yang ikut bertawaf di depan Ka’bah ialah para malaikan dan bangsa jin. Mereka bisa saja menyerupakan diri dengan wajah yang dikehendakinya, Allahu a’lam. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.