Dark/Light Mode

Virus Korupsi Durga

Senin, 26 September 2022 06:20 WIB
DR Ki Rohmad Hadiwijoyo
DR Ki Rohmad Hadiwijoyo
Dalang Wayang Politik

 Sebelumnya 
Dewasrani melalui ibunya Bethari Durga minta, pemberian gelar Arjuna harus dibatalkan dan dianulir. Durga merasa iba dengan keinginan anaknya tersebut. Tanpa membuang waktu, Bethari Durga menghadap Bethara Guru untuk mencabut gelar Arjuna. Awalnya Berhara Guru tidak setuju untuk membatalkan gelar yang sudah diberikan kepada panengah Pandawa tersebut. Namun berkat rayuan Durga, akhirnya Bethara Guru luluh hatinya dan menyetujui pencabutan gelar Arjuna.

Baca juga : Legacy Kepemimpinan Sang Ratu

Semar sebagai pamongnya satria Pandawa tidak bisa menerima pencabutan gelar lelanange jagat. Arjuna mendapatkan gelar karena sudah berbakti dan berkorban untuk Khayangan. Semar gugat kepada Shang Hyang Wenang untuk mencari keadilan atas perilaku menyimpang yang dilakukan Bethara Guru dan Bethari Durga. Gelar satria jagat harus diberikan kembali ke Arjuna. Dewasrani tidak berhak atas gelar kehormatan walaupun dia anak dewa.

Baca juga : Di Balik Hacker Data Khayangan

“Durga melakukan praktik KKN ya, Mo,” sela Petruk, membuyarkan lamunan Romo Semar. “Betul, Tole. Perilaku Korupsi Kolusi dan Nepotisme dapat merusak tatanan sendi-sendi kehidupan berbangsa. Kalau KKN terus dibiarkan, maka ibarat sebuah virus dapat menjalar ke mana-mana. Ironi Bethara Guru sebagai panutan dan harapan terakhir pencari keadilan mau disuap dan disogok. Maka tidak heran terjadi goro-goro seperti sekarang ini,” sahut Semar. [Oye]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.