Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dalang Wayang Politik
Sebelumnya
Suatu hari, Bethara Guru ngangklang jagat sampai ke daerah Persia. Dalam perjalanan pulang, dia melihat kejadian yang luar biasa. Ada seorang bayi lahir di kandang kambing. Namun kelak sang bayi tersebut justru menjadi pemimpin umat dunia dan dihormati oleh banyak pengikutnya. Bethara Guru merasa iri atas kesaktian jabang bayi tersebut.
Baca juga : Politik Bhisma Dan Sepak Bola
Perjalanan berikutnya sampai di lereng gunung Himalaya. Dari atas awan, Bethara Guru melihat ada seekor sapi sedang dipuja banyak orang. Sapi tersebut bernama Andini. Melihat kesaktian Andini, Guru kurang berkenan. Maka timbul niat jahatnya untuk menaklukkan sapi Andini. Melihat perilaku Bethara Guru, Sapi Andini pasrah tidak melakukan perlawanan. Kelak Andini dijadikan tunggangan atau kendaraan pribadi Bethara Guru.
Baca juga : Bima Ngunduh Mantu
Shang Hyang Tunggal kurang berkenan dengan perilaku anaknya Bethara Guru yang semena-mena terhadap sesama. Hyang Tunggal akhirnya menyadari anak yang selama ini dimanjakan justru menjadi anak yang kurang bijaksana. Bethara Guru merasa lebih hebat dibanding pemimpin umat lain. Bethara Guru sewenang-wenang dengan Sapi Andini. Akibat perbuatannya tersebut, Bethara Guru mendapat kutukan yaitu dua kakinya lumpuh tidak bisa berjalan dengan normal.
Baca juga : Fenomena Demo Kertas Putih
“Perilaku Bethara Guru termasuk intoleransi, Mo,” sela Petruk, membuyarkan lamunan Romo Semar. "Betul, Tole. Perbuatan Bethara Guru tidak boleh ditiru dan digugu. Manusia diciptakan dengan latar belakang yang berbeda-beda. Perbedaan merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa,” papar Romo Semar. “Justru perbedaan menguatkan kebersamaan dan menciptakan tepa seliro,” lanjut Semar. [Oye]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.