Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Membaca Ulang Al-Quran (28)
Memahami Makna dan Hakekat Basmalah (5), Allah, Rab, Ilah, dan Asma’ al-Husna (1)
Tausiah Politik
Sebelumnya
Kata Rab adalah nama Tuhan dalam level Wahidiyyah. Lafaz Rab tidak termasuk dalam al-Asma’ al-Husna, tetapi mungkin bisa disebut sebagai cover dari totalitas nama-nama-Nya yang tergabung di dalam al-Asma’ al-Husna. Kata Rab juga digunakan sebagai nama terhadap Tuhan lain selain Allah SWT. Rab juga mempunyai bentuk jamak, yaitu arbab (Tuhan-tuhan). Berbeda dengan kata Allah tidak memiliki bentuk mufrad, apaalagi jamak.
Baca juga : Memahami Makna dan Hakekat Basmalah (4), Antara Bismillah dan Bismi Rabbik (2)
Penggunaan kata Rab di dalam Al-Qur’an banyak digunakan di dalam Al-Qur’an, khususnya ayat-ayat Makkiyah. Ayat-ayat yang turun di Madinah lebih banyak menggunakan nama eksplisit Allah SWT. Ayat-ayat pendek yang tergabung di dalam juz ‘Amma pada umumnya menggunakan kata Rab. Ayat yang paling pertama Allah turunkan ialah Iqra’ bi ismi Rabbik (bacalah dengan nama Tuhanmu), bukannya menggunakan Iqra’ bi ism Allah (Bacalah dengan nama Allah). Hal ini bisa difahami karena kata Allah belum begitu familiar dalam masyarakat Arab saat itu. Yang lebih popular ialah Rab. Contoh kasus terjadi ketika Perjanjian Hudaibiyah, sebagaimana diungkapkan dalam hadis Bukhari, yang menceritakan pimpinan delegasi kaum kafir Quraisy, menolak kalimat pembuka perjanjian: Bismillah al-Rahman al-Rahim, lalu mengusulkan gantinya: Bismik Allahumma. Kata Allahumma biasa disinonimkan dengan Ya Rab. Nabi pada akhirnya menerima usulan tersebut. Seolah-olah Nabi tidak mempersoalkan kata Allah dan Rab. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.