Dark/Light Mode

Di Indonesia, Pupuk Pun Dipalsukan

Senin, 5 Juni 2023 06:24 WIB
Prof. Tjipta Lesmana
Prof. Tjipta Lesmana

 Sebelumnya 
PT Pupuk Indonesia (Persero) belakangan telah meningkatkan sosialisasi kepada para petani mengenai pupuk tiruan. Masalahnya, petani kadang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi yang asli pada saat mereka membutuhkan pupuk. Soal kelangkaan pupuk memang isu pro dan kontra. Pihak Pupuk Indonesia (Persero) selalu menangkis tudingan terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi di pasaran sehingga beredar pupuk palsu. Stok pupuk bersubsidi yang siap didistribusikan di PSO wilayah Barat: Urea sebesar 209.371 ton; NPK Phonsk sebesar 130.049 ton, NPK Formula khusus sebesar 2.762 ton.

Baca juga : Komunikasi Pemimpin: Konteks Tinggi Atau Konteks Rendah

Untuk meringankan beban petani dari serangan pupuk tiruan yang kadang memusingkan kepala, Presiden Jokowi telah meminta Kementerian Pertanian agar pupuk organik disubsidi lagi. Pupuk organik adalah pupuk yang bahan bakunya terdiri atas bahan-bahan organik seperti sekam, kotoran hewan dan sampah.   

Baca juga : Demokrasi Terpimpin Ke Demokrasi Rakyat?

Catatan akhir: (1) Keberadaan pupuk palsu memang tidak membawa dampak terhadap harga pupuk di pasar. Meskipun demikian, petani dirugikan, sebab tanaman mereka bisa rusak bahkan gagal jika terus-menerus menggunakan pupuk tiruan.

Baca juga : Mungkinkah Anies Kesulitan Dapat Tiket Capres?

(2) Dua cara yang dapat diperhatikan petani sebelum membeli pupuk. Pertama, dengan melihat kemasan luarnya. Jefri menyampaikan dari kemasan maupun komponen desain depan, petani dapat membedakan pupuk tersebut palsu maupun tidak. Pada pupuk asli, karung kemasannya lebih kuat dibanding yang palsu. (3) Selain itu, warna sablon cenderung lebih pekat.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.