Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Teologi Lingkungan Hidup (78)

Manusia Harus Memakmurkan Alam

Sabtu, 9 Desember 2023 06:20 WIB
Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Di dalam menjalankan fungsinya sebagai khalifah, tidak dibenarkan menampilkan kerusakan alam, tetapi diminta untuk memakmurkan alam. Yang dimaksud memakmurkan alam di sini ialah keharusan manusia memeliharan keseimbangan ekosistem sebagaimana diamanahkan Sang Penciptanya. Memakmurkan alam bisa dalam bentuk mencegah Tindakan-tindakan yang bisa merusak keaslian dan keasrian alam semesta, terus melakukan konpensasi di dalam bentuk reboisasi atau penenaman kembali tanaman dan pepohonan yang telah ditebang, membudidayakan kembali fauna yang terancam kelestariannya, mencegah terjadinya kerusakan dan disrupsi lingkungan alam semesta.

Baca juga : Tidak Boleh Menggunakan Kekerasan

Tugas manusia untuk memakmurkan alam ditegaskan di dalam ayat: “Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Saleh. Saleh berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya).” (Q.S. Hud/11:61).

Baca juga : Mengapa Manusia Disebut Perusak Alam?

Kata “dan menjadikan kamu sebagai pemakmur alam” menjadi Amanah yang harus dipegang teguh oleh umat manusia. Alam dan segala isinya memang ditundukkan (taskhir) oleh Allah SWT tetapi manusia juga bertanggung jawab untuk memelihara kelestarian lingkungan alam dan lingkungan hidup umat manusia dan makhluk Tuhan yang bersama-sama mendiami bumi Tuhan ini. Banyak ayat di dalam Al-Qur’an menegaskan perlunya pemeliharaan dan pemakmuran alam ini secara terperinci, seperti yang ditegaskan dalam ayat: Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? (Q.S. Muhammad/47:22).

Baca juga : Mengapa Alam Tunduk Kepada Manusia?

Al-Qur’an juga menjelaskan rincian bagian-bagian alam yang amat penting untuk dipelihara, antara lain air. Air adalah kebutuhan fital bagi semua makhluk hidup. Tanpa air tidak mungkin ada kehidupan bagi makhluk biologis. Selain manusia, binatang, burung, ikan dan tumbuh-tumbuhan juga sangat membutuhkan air besih dan mensucikan. Selain untuk keperluan minum, masak, berwudhu, dan mandi air juga memegang peran penting di dalam menunjang kehidupan normal umat manusia di muka bumi ini, sebagaimana dinyatakan dalam ayat:
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.