Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- KSP Percepat Jargas Gresik, Target 1 Juta Sambungan Rumah pada 2028
- Polda Banten Dampingi Keluarga Korban Arupadatu Tabur Bunga di Selat Sunda
- Rampung Tahap II, 20 Hari Lagi Eks Jampdisus Febrie Disidangkan
- Kasus Suap HGB, KPK Geledah Kantor PT Summarecon Agung di Jaktim
- 7 Indikator Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global
Teologi Lingkungan Hidup (120)
Memahami Dalil-dalil Lingkungan Hidup: Perspektif Abrahamic Religions (1)
Sabtu, 27 Januari 2024 05:30 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik
Tausiah Politik
Sebelumnya
5) (8-6) Engkau telah menciptakan manusia hampir seperti dewa dan memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. (Mazmur (8:8-6)
6) (8-7) Engkau menempatkannya menjadi penguasa atas ciptaan-Mu. Engkau membuat segala sesuatu di bawah pengawasannya. (Mazmur (8:8-7)
Baca juga : Resakralisasi Alam Semesta: Menggagas Fikih Lingkungan Hidup
Ayat-ayat dalam kitab suci tersebut di atas sering dijadikan acuan bagi kalangan teolog untuk mendukung dan memberikan pembenaran kepada manusia untuk menguasai dan menaklukkan alam semesta, karena sesuai dengan kapasitas manusia sebagai khalifah dan penguasa di alam semesta ini. Ayat-ayat tersebut juga digunakan para pengeritik agama-agama AR karena dianggap terlalu sombong dan terlalu takus dan penuh mbisi untuk menguasai alam semesta ini. Atas nama agama mereka bebas melakukan apa saja terhadap alam semesta ini karean mengingat kapasitasnya sebagai makhluk paling mulia. Para malaikan dan jin beserta seluruh makhluk sembah sujud kepadanya.
Di dalam Bibel dengan tegas dinyatakan manusia sebagai makhluk yang superior, bahkan dianggap sebagai “seperti diri-Nya”. Dengan demikian, manusia merasa bebas untuk mengesploitasi alam semesta di atas batas ambang daya dukungnya. Ayat-ayat inilah juga yang sering disoroti oleh para pemerhati lingkungan karena dianggapnya manusia sebagai “tuhan keci” (small God) yang berkuasa dengan spirit antroposentrisme. (Bersambung)
Baca juga : Resakralisasi Alam Semesta: Pelajaran Berharga Dari Nabi
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 27 Januari 2024 dengan judul "Teologi Lingkungan Hidup (100) Belajar Dari Ekosistem Laba-laba (1)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya