Dark/Light Mode

Living Qur`an (22)

Berkepribadian Tawadhu`

Kamis, 4 April 2024 06:00 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Ada yang mengatakan, tanda-tanda sikap tawadhu’ adalah meya­kini bahwa semua umat Islam lebih baik dari pada dirinya. Al-Fudhail mengatakan, barangsiapa merasa dirinya masih berharga, berarti dia tidak mempunyai sikap tawadhu’. Abu Yazid mengatakan, orang yang bersikap tawadhu’ adalah orang yang menganggap bahwa tidak ada seorang pun manusia yang lebih buruk dari pada dirinya. Ada yang mengatakan, tawadhu’ adalah suatu nikmat yang tidak akan diiri-hati orang, sedangkan kesombongan adalah penderitaan yang tidak mendatangkan rasa ka­sihan. Ada juga yang mengatakan, Allah menjadikan kemuliaan dalam sikap tawadhu’, barangsiapa yang in­gin mendapatkannya dalam sifat kesombongan, niscaya hal itu tidak akan terwujud. Ada juga yang mengatakan, Allah menjadikan kemuliaan dalam sikap tawadhu’, kebesaran dalam ket­akwaan, dan kebebasan dalam sifat qona’ah. Ada juga yang mengatakan, tawadhu’ adalah sikap yang baik bagi setiap orang, tapi paling baik lagi jika orang kaya yang bersikap tawadhu’.

Baca juga : Berkepribadian Istiqamah

Sombong adalah sikap yang buruk bagi setiap orang, tapi paling buruk lagi, jika yang sombong adalah orang miskin. Ibn al-Mubarak mengatakan, bersikap sombong terhadap orang kaya termasuk bagian dari sikap tawadhu’.

Baca juga : Allah: Huwa la Huwa

Lawan dari tawadhu’ ialah sombong, angkuh, dan congkak. Rasa tawadhu’ tidak bisa satu atap dengan sifat-sifat tersebut. Jika seseorang ingin memeli­hara rasa tawadhu’ dalam dirinya jauhi sifat-sifat kebalikannya.

Baca juga : Allah: A God dan The God (3)

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Kamis, 4 April 2024 dengan judul "Living Qur’an (22) Berkepribadian Tawadhu"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.