Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Beragama Dalam Keberagaman (31)
Inti Kepercayaan Slam Sunda Wiwitan
Tausiah Politik
Sebelumnya
Ajaran lain dari kepercayaan SSW ialah pantangan meminum arak atau hal-hal yang memabukkan, pantangan makan anjing, larangan berzina, karena itu perkawinan dianggap sakral dan harus diupacarakan. Sunat atau khitan, baik laki-laki maupun perempuan, hukumnya wajib. Tidak sah menjadi orang Baduy dan tidak akan pernah menjadi tokoh kepercayaan dan spiritual sepanjang belum disunat.
Baca juga : Keberadaan Kepercayaan Alam Ngaji Rasa
Pandangan kosmologis orang-orang Baduy dan dianggap itu sebagai ajaran SSW ialah manusia tidak terpisah dari tiga Buwana, yaitu Buwana Nyungsung, tempat persemayaman Sang Hyang Kersa, Buwana Panca Tengah, yaitu tempat kehidupan manusia dan makhluk biologis lainnya, dan Buwana Larang, yaitu neraka, semua orang akan ke sana sebelum naik ke Buwana Nyungsung.
Baca juga : Keberadaan Kepercayaan Slam Sunda Wiwitan
Jarak antara Buwana Panca Tengah ada 18 lapis tersusun dari bawah ke atas. Lapisan paling atas disebut Bumi Suci Alam Padang atau Kahyangan, tempat Sunan Ambu dan para Pohaci bersemayam. Inti ajaran SSW dalam hal ini siapa yang banyak berbakti, tunduk dan patuh terhadap adat dan kepercayaan akan sampai ke tujuan paling membahagiakan. Sebaliknya yang melanggar pantangan atau petua akan hidup tersiksa.
Baca juga : Keberadaan Kepercayaan Marapu
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Kamis, 5 Desember 2024 dengan judul "Beragama Dalam Keberagaman (31), Inti Kepercayaan Slam Sunda Wiwitan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.