Dark/Light Mode
Isu-isu Islam Kontemporer (14)
Apa Itu Waliy Al-Amr Li Al-Dharuri Bi Al-Syaukah? (2)
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Persoalannya ialah bagaimana jika sebuah negeri tidak memiliki wali nasab menurut kriteria yang benar menurut Syari’ah, tetapi di negeri itu juga tidak ada wali hakim menurut Syari’ah?
Misalnya kepala negaranya seorang perempuan, atau seorang yang belum mencapai usia akil balig, dan atau bagaimana non-muslim?
Baca juga : Adakah Konsep Imamah Dalam Islam? (2)
Menyadari akan masalah ini, maka NU sebagai organisasi sosial-kemasyarakatan dan kebangsaan terbesar di tanah air Indonesia, menetapkan konsep kebangsaan (wathaniyah) dengan memperkokoh imajinasi umat Islam Nusantara tentang “bangsa yang merdeka”.
Komitmen itu ditunjukkan sejak Muktamar Banjarmasin tahun 1936, resolusi jihad tahun 1945, pengukuhan Kepala Negara republik Indonesia sebagai waliyyu al-amri ad-dharuri bi as-syaukah (pemegang pemerintahan dlaruri dengan kekuatan dan kekuasaan), hingga penerimaan Pancasila dan NKRI sebagai tujuan akhir perjuangan umat Islam.
Baca juga : Adakah Konsep Imamah Dalam Islam? (1)
Di sinilah peran penting para ulama, yang sangat mempengaruhi mulusnya upaya mengatasi masalah-masalah sosial bersama.
Ulama mempunyai ciri yang melekat pada dirinya, yakni sebagai faqih fi mashalih al-khalqi (memahami dan mengenal dengan baik kemaslahatan makhluk termasuk manusia). Mereka akan berfungsi sebagai motivator dan pemberi inspirasi.
Baca juga : Adakah Konsep Khilafah Dalam Islam? (3)
Di samping memberikan motivasi keagamaan dan sosial, ia sekaligus juga mampu mempengaruhi masyarakat untuk menumbuhkan dinamika yang tinggi dalam meningkatkan kualitas hidup dan kehidupannya, di bidang material maupun spiritual, untuk mencapai keseimbangan antara keduanya.
Dengan peran ulama inilah, NU berupaya sekuat tenaga untuk menjaga kehormatan dan kemandirian bangsa. ***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.