Dark/Light Mode

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (59)

Pasca Hulagu Khan: Pergeseran Peta Kekuatan Intelektual Islam

Selasa, 14 Oktober 2025 06:10 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Satu demi satu ilmuwan Bagdad meninggalkan kota itu, selain mereka yang sudah meninggal dunia karena umur dan pembantaian Hulagu Khan.

Kehancuran Bagdad pada tahun 1258 turut menghancurkan pusat patronase dan arsip ilmu terbesar dunia Islam.

Naskah-naskah kuno yang dicari bertahun-tahun lalu dengan susah payah diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab, tiba-tiba mengalami kehancuran.

Baca juga : Belajar Dari Baitul Hikmah: Pasca Hulagu Khan

Benar kata Al-Qur’an bahwa: Walikulli ummatin ajal (tiap-tiap umat (orde) mempunyai ajal) – QS al-A’raf/7:34).

Peristiwa jatuhnya Bagdad adalah lesson learning paling penting bagi umat Islam dan umat manusia pada umumnya.

Fir’aun yang mendeklarasikan dirinya Tuhan (QS al-Nazi’at/79:24) berakhir di tangan orang yang dipandang enteng (Nabi Musa). Hal yang sama juga terjadi pada Raja Namrud oleh Nabi Ibrahim, Raja Tsamud dan Raja ‘Ad oleh Nabi Shaleh, dan Abu Jahal dan Abu Lahab oleh Nabi Muhammad SAW.

Baca juga : Belajar Dari Baitul Hikmah: Pra Hulagu Khan

Di Indonesia terjadi dialektika sejarah yang sama. Orde Lama dijatuhkan oleh Orde Baru. Orde Baru dikalahkan oleh Orde Reformasi, dan seterusnya.

Dunia Islam di masa lalu rupanya tidak sabar menjadi generasi penikmat. Setelah susah payah Nabi Muhammad SAW merintis sebuah negeri baru dunia Islam, lalu dibangun sedemikian rupa oleh generasi sahabat dan tabi’in, lahirlah generasi penikmat di masa Tabi’ Tabi’in. Kemudian muncul generasi perusak.

Empat siklus sejarah menurut Ibnu Khaldun, berputar dengan cepat.

Baca juga : Peran Khalifah Al-Ma’mun dalam Mengembangkan Sains

Inilah tantangan dunia Islam baru yang akan datang. Bagaimana merawat dan mempertanggungjawabkan kemerdekaan dan perjuangan pembangunan yang telah dilakukan generasi terdahulu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.