Dark/Light Mode
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Pandangan Paradoks Dan Perilaku Kemunafikan (2)
Kenapa Tak Ada Christian Atau White Terrorist
Tausiah Politik
Sebelumnya
Christian terrorist atau white terrorist misalnya. Maka tuduhan kepada masjid-masjid sebagai masjid radikal harusnya juga dilihat dalam kerangka kebebasan berekspresi.
Baca juga : Menggelikan, Masjid Dicap Radikal Karena Paham Tak Sama
Apalagi kalau ukuran pelabelan itu lebih dititik beratkan pada pandangan politik. Kalaupun pelabelan itu sebuah keharusan, maka sikap kemunafikan haruslah dihindarkan.
Baca juga : Membantah Huntington
Jangan sekelompok orang dengan enteng dilabel radikal. Sementara perilaku yang sama pada orang lain justeru dilabeli kebebasan berekspresi. Tapi bagi saya hal seperti ini tidak mengejutkan. Bukankah dunia kita sedang didominasi oleh kepura-puraan, bahkan kemunafikan!? (Bandara Gorontalo, 1 Desember 2018) [habis]
Baca juga : Hidup Rukun Atau Saling Benci
Imam Shamsi Ali : Presiden Nusantara Foundation, Imam Islamic Center New York, Direktur Jamaica Muslim Center, New York, Pendiri Pondok Pesantren Di AS, dan Diaspora Indonesia di Kota New York.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.