Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Etika Politik Nabi Muhammad SAW (47)
Menghindari Gratifikasi (2)
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Apakah yang diambil itu adalah ternak yang memiliki suara, atau seekor sapi yang memiliki suara, atau seekor kambing yang memiliki suara”. (HR Bukhari, Sahih Al- Bukhari, Jilid 2, halaman. 917. Muslim, Sahih Muslim, Jilid 6, halaman. 11).
Hadis ini sangat relevan dengan perkembangan kehidupan kita saat ini. Banyak sekali yang menawarkan jasa untuk membantu melicinkan berbagai urusan dengan cara memberikan pemberian khusus (gift) kepada pihak kompeten. Akhirnya mereka menjadi kaya raya karena jasa tersebut. Sulit dibayangkan mereka akan meraih harta sebanyak itu tanpa profesi yang digelutinya.
Baca juga : Menghindari Gratifikasi (1)
Sahabat pengumpul zakat dalam hadis di atas dengan jujur dan berani menyatakan kepada Nabi tentang “hadiah” yang diperolehnya ketika berprofesi sebagai tukang pengumpul zakat. Nabi bukannya menyambut baik atau memberi pengertian, tetapi dijadikan materi khutbah sehingga semua jamaah mengetahuinya. Ini artinya kebiasaan ekstra pengumpul zakat tetap dilarang untuk memperoleh pemberian selain yang diperolehnya sebagai formal sebagai bagian dari amil zakat.
Dalam hadis lain, Nabi lebih tegas mengatakan: Allah melaknat orang yang menyogok dan yang disogok. (HR Baihaqi, Assunan al-Kubra, Jilid 10, halaman. 138).
Baca juga : Menjauhi Penghianat (5)
Dalam hadis lain disampaikan oleh Tsauban, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda: Allah melaknat orang yang menyogok, yang disogok, dan yang memfasilitasi (perantara) keduanya. (HR Al-Hakim, al-Mustadrak, Jilid 4, halaman. 115).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.