Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Manuver La Nyalla Berkah Apa Musibah?
IRFAN YUSUF HASYIM Jubir BPN Prabowo-Sandi: Soal Keislaman Prabowo Saya Yakin 100 Persen
Senin, 17 Desember 2018 09:46 WIB
Sebelumnya
Setelah pernyataan La Nyalla tentang keislaman Prabowo lalu muncul di dunia maya video yang menggambarkan kesalahan Prabowo ketika wudhu. Itu bagaimana?
Saya belum lihat videonya. Tapi dalam situasi seperti ini pasti adalah sesuatu yang digunakan untuk menjatuhkan lawan, itu pasti ada. Baik cara yang benar maupun yang enggak benar. Apalagi buat orang yang sudah mengaku pernah membuat fitnah.
Saat ini muncul tantangan untuk menjadi imam salat. Bagaimana tanggapan Anda soal itu?
Ah sama sajalah itu bagian dari serangan masing-masing tim. Sama juga dengan yang kemarin pidato pakai bahasa Inggris, pidato bahasa Arab, dan lain-lain. Kami ingin mendidik masyakat dengan baiklah. Ini kontestasi pilpres bukan kontestasi ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), atau ketua organisasi Islam. Jadi saya berharap adu program berkaitan dengan jabatan presiden, bukan adu ngaji, dan bukan adu salat.
Banyak yang beranggapan pernyataan La Nyalla ini sebagai ujaran kebencian dan hoaks. Apakah BPN akan mengambil langkah hukum terkait hal ini?
Kami sedang pelajari itu apakah bisa masuk ke ranah hukum. Kalau bisa masuk ke ranah hukum, apakah perlu masuk ke ranah hukum. Karena pengalaman selama ini kalau berkaitan den¬gan nomor 01, ya mandullah. Kemarin saja ada vonis terhadap kepala desa yang bersalaman dan berfoto dengan Sandi.
Baca juga : EDDY SOEPARNO, Sekjen DPP PAN: Upaya Menarik PAN Gerbong 02 Ke 01
Sementara di tempat lain ada bupati yang terang-terangan berkampanye. Untungnya sekarang bupatinya ketangkap oleh KPK. Bukan karena kampa¬nyenya tapi karena korupsinya. Itulah kenapa kami harus menimbang lagi berkaitan dengan masalah hukum.
Bagaimana Anda menilai pernyataan La Nyalla itu apakah pernyataan ini karena dia belum move on lantaran enggak didukung oleh Prabowo saat mau nyagub di Jatim beberapa waktu lalu?
Iya itulah akumulasi dari berbagai peristiwa berkaitan dengan pilgub kemarin. Mungkin bisa saja orang yang kecewa, kan bisa saja. Hubungan saya dengan La Nyalla itu sebetulnya baik sekali, dia hampir setiap hari kirim pesan ke saya.
Kalau soal bergabungnya La Nyalla ke kubu 01 bagaimana?
Saya kan kenal baik dengan dia. Terutama menjelang pemilihan gubernur kemarin. Ya enggak masalah buat kami dengan pindahnya La Nyalla ke tim 01.
Baca juga : MUHIDIN, Ketua DPW PAN Kalsel : Saya Mau Besarkan PAN Bukan Mau Membelot
Kepindahan itu berpengaruh enggak terhadap perolehan suara di Jatim khususnya Madura?
Mungkin kalau dibilang berpengaruh, ya berpengaruh di organisasi internal dia. Dia kan Pemuda Pancasila ya? Mungkin yang terpengaruh di Pemuda Pancasila-nya. Tapi kalau yang lainnya tidak signifikan. Dia pernah jadi ketua PSSI kan? Itu juga kayaknya dia sangat mengecewakan buat beberapa kelompok suporter di Jawa Timur.
Jadi tidak terlalu signifikan. Kalau yang berkaitan dengan Madura, dengan adanya ucapannya dia justru jadi makin semangat teman-teman di Madura itu. Mereka jadi semangat lebih semangat untuk membuktikan.
Ada strategi khusus enggak buat menangkal efek bergabungnya dia di tim 01?
Enggak ada. Sudah tahu kan dia itu penyebar fitnah Jokowi? Sudah ngaku kan dia? Poin kami di situ, sudah ketemu berarti yang bikin fitnah selama ini. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya