Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Indeks Kemacetan Turun
Pandemi Sukses Tekan Mobilitas Warga Jakarta
Rabu, 16 Maret 2022 08:00 WIB
Sebelumnya
“Seluruh dunia mengalami penurunan kegiatan mobilitas penduduk. Tetapi apa yang terjadi di kota kita ini?” ucapnya.
Meski begitu, Anies menegaskan, penurunan kemacetan bukan hanya prestasi Pemprov DKI saja.
“Ini adalah hasil kerja kita semua. Hasil kerja seluruh masyarakat di Jakarta,” tegasnya. Turunnya angka kemacetan ini, dikatakan Anies, lantaran pilihan transportasi strategis makin banyak. Salah satunya program JakLingo yang digagas awal 2018.
Baca juga : Keren, Penumpang MRT Duduknya Masih Jaga Jarak
“Kendaraan umum di Jakarta diintegrasikan di dalam satu sistem namanya JakLingko itu. Integrasi ticketing-nya, Intergrasi rutenya dan integrasi manajemennya,” terang dia.
JakLingko ini, menurut Anies, ikhtiar untuk bisa membuat kendaraan umum terjangkau secara harga, terjangkau secara jarak, dan memberikan kenyamanan.
Sebab, paparnya, penduduk kota di mana pun tidak akan pindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum jika kendaraan umum tidak memberikan kenyamanan dan keterjangkauan.
Baca juga : Toyota Pamer Jajaran Mobil Terbarunya Di Jakarta Auto Week
Diungkapkan Anies, pada tahun 2017 jumlah pengguna kendaraan umum selama satu tahun 144 juta. Lalu pada 2019 meningkat menjadi 288 juta.
“Pengguna hariannya yang semula adalah sekitar 350 ribu penumpang per hari, di tanggal 4 Februari 2020 mencapai angka 1 juta per hari,” katanya.
Sementara untuk jangkauan kendaraan umum. Pada 2017, hanya menjangkau 42 persen dari wilayah Jakarta. Pada 2019 meningkat menjadi 82 persen.
Baca juga : Agnes Mo Semangat Cerita Nasi Padang Di Wawancara Grammy
“Dan di akhir tahun 2022 ini, kami targetkan di atas 95 persen,” imbuhnya.
Lalu rutenya, pada 2017 hanya 109 rute dan 2021 sudah menjadi 248 rute. Kemudian jumlah armada, semula 2.300 armada, dan kini menjadi 4100 armada.
“Ada lompatan dua kali lipat. Jangkauannya dua kali lipat, jumlah armadanya meningkat hampir dua kali lipat,” klaimnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya