Dark/Light Mode

Geruduk KPK & BPK

Aktivis: MotoGP Bangkitkan Ekonomi, Formula E Habiskan Anggaran

Jumat, 18 Maret 2022 21:40 WIB
Satgas Pemburu Koruptor Formula E menggelar aksi Jumat Keramat di depan Gedung Merah Putih KPK, BPK RI dan BPK DKI Jakarta, Jumat (18/3). (Foto: Istimewa)
Satgas Pemburu Koruptor Formula E menggelar aksi Jumat Keramat di depan Gedung Merah Putih KPK, BPK RI dan BPK DKI Jakarta, Jumat (18/3). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Masih Penyelidikan

KPK masih melakukan penyelidikan pengusutan dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E Jakarta. Satu per satu pihak yang dimintai keterangan oleh KPK sudah bermunculan. Prasetio Edi sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta sudah diperiksa Selasa (8/2).

Prasetio membawa sejumlah dokumen anggaran Formula E ke KPK, baik yang tercantum dalam KUA-PPAS, RAPBD sampai APBD 2019.

Baca juga : Aktivis Kritisi Pembengkakan Anggaran Sirkuit Formula E

Selanjutnya yang diperiksa adalah anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Syahrial, juga baru saja diperiksa KPK terkait Formula E. Syahrial mengaku ditanya penyidik soal penyusunan penganggaran hingga prosedur pelaksanaan ajang mobil balap itu.

Syahrial juga mengaku ditanyai soal commitment fee. Dia tak memerinci soal commitment fee tersebut. "Intinya soal prosedur dan lain-lain ya, penyusunan penganggaran, prosedur, pembayaran, kerja samanya, itu saja," kata Syahrial saat keluar dari gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (9/3).

Tim penyidik KPK masih terus mengumpulkan bukti-bukti berupa keterangan dan informasi dari pihak-pihak yang dipanggil. "Karena sekali lagi, penyelidikan itu masih mencari peristiwa pidananya," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta belum lama ini.

Baca juga : Menteri Erick: Tiket MotoGP Mandalika Sudah Habis Terjual

Bukan Dana APBD

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra M Taufik meminta kenaikan dana sirkuit Formula E tidak dipermasalahkan. Sebab, tak bersumber dari APBD. "Itu tanya sama Jakpro dong. Itu udah bukan dana DKI, kenapa kita jadi ribet," kata M Taufik belum lama ini.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto menegaskan sumber dana bukan dari penyertaan modal daerah dalam APBD DKI, melainkan dari rencana kerja dan anggaran (RKA) Jakpro 2022. "Nggak. Kita kan punya anggaran sendiri RKA 2022," tegasnya. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.