Dark/Light Mode

Karyawan Berkantor Lagi, Siswa Kembali Ke Sekolah

Kemacetan Jakarta Lebih Parah Dari Sebelum Pandemi

Selasa, 5 April 2022 20:58 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo. (Foto: Ricardo/JPNN)
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo. (Foto: Ricardo/JPNN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelonggaran Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat lalu lintas di Ibu Kota kembali macet. Bahkan, kondisinya dinilai lebih parah dari sebelum pandemi Covid-19.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan, terjadi peningkatan volume kendaraan selama sepekan terakhir ini. Ini yang diyakini menjadi penyebab Jakarta macet lagi.

“Ada peningkatan 10-18 persen,” katanya kepada wartawan, Selasa (5/4).

Baca juga : Ibu-ibu Girang Jakarta Gelar PTM 100 Persen

Untuk mengatasi kemacetan, kata Sambodo, pihaknya menambah jumlah personel polisi lalu lintas pada titik kemacetan. Terutama di jam-jam sibuk, seperti pagi dan sore hari.

Sambodo mengaku, belum ada rencana penambahan ruas jalan penerapan kebijakan Ganjil Genap yang sempat diungkapkan Pemprov DKI Jakarta. Sejauh ini, Ganjil Genap masih diterapkan di 13 ruas jalan.

“Belum ada wacana (penambahan Ganjil Genap),” jelasnya.

Baca juga : Pria Ini Rela Naik Motor Lintasi 27 Negara Demi Selamatkan Tanah Dari Degradasi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, Jakarta kembali macet. Ini menandakan situasi di Jakarta sudah mulai normal, setelah dua tahun terdampak pandemi Covid-19.

Menurut Ketua DPD Gerindra Jakarta itu, kemacetan itu tidak terlepas dari upaya pelonggaran dalam PPKM Level dua yang dilakukan Pemerintah menyusul terkendalinya kasus positif Covid-19 di Jakarta.

"Sekolah-sekolah sudah 100 persen, transportasi publik 100 persen, tempat-tempat lain sudah dibuka sebagian besar, perkantoran, cafe, pasar, mall dan semuanya, tempat pariwisata, semua sudah dibuka," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (5/4). (DRS)

Baca juga : Jembatan Ambruk, Siswa SD Di Pesisir Selatan Jatuh Dan Terseret Arus Sungai

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.