Dewan Pers

Dark/Light Mode

Hari Kedua Lebaran, 2.000 Wisatawan Berlibur Ke Kepulauan Seribu

Selasa, 3 Mei 2022 18:18 WIB
Bupati Kepulauan Seribu Junaidi saat meninjau lokasi wisata Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Selasa (3/5). (Foto: Antara)
Bupati Kepulauan Seribu Junaidi saat meninjau lokasi wisata Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Selasa (3/5). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di hari kedua Idul Fitri 1443 H, Sekitar 2.000 wisatawan dari berbagai daerah berlibur ke Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (3/5).

Mereka mengunjungi objek wisata di Pulau Tidung, Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Harapan, Pulau Pramuka maupun Pulau Payung.

Berita Terkait : Hari Ke-2 Lebaran, Menhub Blusukan Ke Pelabuhan Muara Angke

"Hari ini kunjungan wisatawan mencapai dua ribu orang, baik yang berangkat dari Pelabuhan Kaliadem maupun Marina Ancol Jakarta Utara," ujar Bupati Kepulauan Seribu Junaedi seperti dilansir Antara, saat meninjau lokasi wisata Jembatan Cinta, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Selasa (3/5).

Junaedi mengimbau kepada Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) maupun petugas pesisir pantai agar membersihkan sampah yang ada di darat maupun di laut di kawasan wisata tersebut.

Berita Terkait : Mau Liburan Ke Ragunan Saat Lebaran, Catat Nih Ketentuannya

Salah satu keindahan pulau-pulau itu adalah bersih dari sampah. Ia juga mengimbau kepada wisatawan yang berkunjung agar protokol kesehatan (prokes) tetap dijalankan selama berlibur di Kepulauan Seribu untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Di tempat terpisah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membagikan masker kepada para penumpang kapal di Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, sebelum berangkat ke Kepulauan Seribu, Selasa (3/5).

Berita Terkait : Pemprov Ajak Warga Berwisata Di Ibu Kota

Menhub mengingatkan, kapal yang beroperasi di Dermaga Pelabuhan Kaliadem wajib sudah lulus uji kelaikan sebelum beroperasi.

Selain itu setiap kapal yang berangkat menuju ke sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu untuk mengangkut para wisatawan itu harus dilengkapi Surat Perintah Berlayar (SPB). "Dari 31 kapal yang ada di sini hanya 23 yang memenuhi syarat," ujar Menhub. [SRI]