Dark/Light Mode

Rute Baru Ke Rusunami DP Nol Rupiah

Sepekan Beroperasi, Penumpang Transjakarta Naik 10 Kali Lipat

Minggu, 7 Juli 2019 05:50 WIB
Bus Transjakarta rute baru ke Rusunami banyak peminat. (Foto : istimewa)
Bus Transjakarta rute baru ke Rusunami banyak peminat. (Foto : istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sudah sembilan hari bus Transjakarta rute BKN-Pondok Kepala dibuka. Tepatnya sejak Jumat (28/6) lalu. Rute dengan kode 7P ini dibuka untuk memfasilitasi warga penghuni rumah susun hak milik (rusunami) dengan uang muka alias down payment (DP) nol rupiah di Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur yang targetnya Agustus ini mulai ditempati penghuni.

Layanan bus rute 7P ini berlangsung tiap hari mulai dari pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB. Karena rusunami belum dihuni, maka penumpang bus Minitrans bukanlah penghuni rusunami. Tetapi penumpang di wilayah Pondok Kelapa dan kawasan Kalimalang Raya.

Busnya berwarna jingga, khas bus Transjakarta awal-awal beroperasi. Sebagai tahap awal, disediakan lima bus Minitrans setiap harinya. Rute 7P ini melintas di sejumlah titik. Dari BKN menuju Pondok Kelapa, bus melintasi 22 tempat pemberhentian bus. Di antaranya Halte TJ BKN, Halte TJ Cawang Sutoyo, Pasar Ciplak, Jalan Panca Warga IV, Jalan Kesadaran Kalimalang, Masjid Jami Assyakirin, Mall Cipinang Indah, Universitas Borobudur 1 hingga ke SMPN 252 dan berakhir di Klapa Vil- lage Pondok Kelapa.

Baca juga : Lebaran Kedua, Penumpang MRT Jakarta Capai 83 Ribu

Sementara sebaliknya, arahnya sedikit berbeda yakni ada 23 bus stop. Bus dari Pondok Kelapa melintasi rute Pangkalan Jati 2, Universitas Borobudur 4, Mall Cipinang Indah, Halim Perdanakusuma, Halte Cawang Soetoyo, Halte Cawang UKI dan terakhir di Halte BKN Cawang. Rute 7P juga terintegrasi dengan Koridor 7: Kampung Rambutan-Kampung Melayu, Koridor 10: PGC-Tanjung Priok dan layanan Jak 2: Kampung Melayu-Duren Sawit.

Untuk menempuh perjalanan dari Rusun DP nol Rupiah Klapa Village ke BKN Cawang, atau sebaliknya, bus Minitrans hanya membutuhkan waktu 30 menit. Namun, saat jam sibuk perjalanan lebih lama 10 sampai 15 menit. Jalur yang ditempuh juga bukan jalur macet parah meski jam sibuk pagi dan sore.

Koordinator Lapangan Petugas Layanan Bus Transjakarta Sulistiyono mengklaim, jumlah penumpang rute baru ini lumayan banyak. Lima bus yang beroperasi dengan headway sekitar 20-25 menit selalu terisi penumpang. “Tarifnya sama Transjakarta lainnya, Rp 3.500. Setiap hari bertambah penumpangnya,” kata Sulistiyono.

Baca juga : Masih Dibatasi, Operasional Transjakarta di Koridor I

Menurut dia, jumlah penumpang diperkirakan bakal terus bertambah ke depan. Apalagi saat rusunami Klapa Village mulai dihuni. Selain itu, sudah terlihat ada lonjakan penumpang dari pertama beroperasi yang hanya 17 penumpang seharian. Sekarang sudah mencapai 197 orang. “Baru sepekan peningkatan penumpangnya sangat signifikan. Naik lebih dari 10 kali lipat. Sebab ini jalur hidup,” kata dia.

Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono mengungkapkan, sebelum Klapa Village dihuni warga, PT Transjakarta telah membuka rute di kawasan ini agar bisa dilakukan pembenahan. Warga dapat memberi masukan jika ada layanan atau rute maupun jalur yang tidak cocok dengan kebutuhan. Selain memfasilitasi warga penghuni rusunami DP nol Ru- piah, rute ini layanan pertama Transjakarta ke Pondok Kelapa dan kawasan Kalimalang Raya.

Dia berharap, dengan dibukanya rute 7P ini, pengendara kendaraan pribadi beralih menggunakan transportasi massal. “Ini adalah rute perdana yang melayani hunian DP nol rupiah juga Pondok Kelapa dan Kalimalang Raya,” katanya dalam keterangan tertulisnya kepada Rakyat Merdeka di Jakarta.

Baca juga : Lakukan Modernisasi, Kapasitas Kilang Pertamina Bakal Naik Dua Kali Lipat

Progres pembangunan rumah dengan uang muka nol rupiah saat ini sudah mencapai 93 persen. Pembangunan 800 unit apartemen ini ditargetkan selesai akhir Juli 2019 dan siap dihuni. Minat warga memiliki rumah DP nol rupiah Klapa Village masih tinggi meski pendaftaran telah ditutup sejak November tahun lalu.

Marketing Klapa Village mengatakan masih ada 5 hingga 10 orang yang datang per hari untuk menanyakan rumah subsidi ini. “Yang minat banyak tapi sayangnya unitnya memang terbatas,” kata Staf Marketing Apartemen Klapa Village, Putri Yovani. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.