Dark/Light Mode

Bekali Ibu-ibu Kurangi Dampak Bencara, Aisyiyah Gelar Jambore Lingkungan Hidup

Jumat, 5 Juli 2019 22:12 WIB
Para peserta Jambore Lingkungan Hidup Aisyiyah (Foto: MDMC)
Para peserta Jambore Lingkungan Hidup Aisyiyah (Foto: MDMC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mulai Jum’at sampai Minggu (5-7/7) Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah menggelar Jambore Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana di Bumi Perkemahan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Jambore ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup untuk Jawa Tengah Tangguh Bencana”.

Acara ini diikuti 420 peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Mereka terdiri atas LLHPB,  Majelis Kesejahteraan Sosial, dan Lembaga Kebudayaan Aisyiyah, serta organisasi otonom Angkatan Muda Muhammadiyah. 

Baca juga : Anies Berharap Jakarta Jadi Ibukota yang Ramah Lingkungan

Lilik Tri Prihantini, Ketua Panitia Jambore, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya peran perempuan dalam pengelolaan lingkungan hidup dan pengurangan risiko bencana. Khususnya bagi anggota aktif ‘Aisyiyah, Majelis dan Lembaga ‘Aisyiyah, Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah, serta Organisasi Otonom Muhammadiyah lainnya.

“Saat bencana, kaum ibulah yang paling rentan terkena dampak. Karena selain harus menyelamatkan dirinya sendiri, seorang ibu harus berpikir akan keselamatan anak-anak dan anggota keluarga lain. Dampak negatif ketika terjadi bencana, diharapkan dapat ditekan melalui peningkatan peran perempuan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (5/7).

Baca juga : Bupati Lebak Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

“Kami prihatin dengan realitas tersebut. Nasib para perempuan yang menjadi korban bencana tak jarang memprihatinkan dan beban hidup yang ditanggung juga tambah berat. Oleh karena itu, sebisa mungkin kami berkontribusi membekali mereka dengan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola lingkungan hidup serta menghadapi bencana,” lanjutnya. 

Berbagai kegiatan akan dalam jambore ini. Antara lain sarasehan, workshop, perlombaan, simulasi, outbond, dan tadabbur alam. Dari berbagai kegiatan tersebut, diharapkan peserta memiliki kemampuan untuk menemukan dan mengenali permasalahan lingkungan hidup di sekitarnya, mengenali risiko bencana di sekitarnya dan menyusun serta  menyepakati rencana pengelolaan  lingkungan hidup dan pengurangan risiko bencana di komunitasnya. 

Baca juga : SBY Tegar Juga Sabar

Aisyiyah selama ini menjadi mitra strategis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengampanyekan upaya-upaya pelestarian lingkungan yang  mengurangi  risiko bencana. Antara lain  seperti  diet kantong  plastik, pengelolaan  sampah, sampai penanaman pohon. [USU]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.