Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sentil Anggaran Atasi Banjir Cuma Rp 2 Triliun
DPRD Curiga RAPBD DKI 2023 Copy Paste
Kamis, 3 November 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
“Harapan kami keluhan masyarakat terhadap banjir sudah tidak sebesar hari ini,” ungkapnya.
Anggota Banggar Matnoor Tindoan juga menilai, anggaran Rp 1,29 triliun sangat tidak masuk akal untuk melakukan pencegahan, apalagi mengatasi banjir.
Alokasi anggaran ini, kata dia, menunjukkan jika Pemprov DKI tidak konsisten terhadap penanggulangan banjir. Dia juga menyoroti masih lemahnya pengawasan Pemerintah Kota terhadap pembangunan tata kota.
Baca juga : DPRD DKI Nilai Anggaran Banjir Tahun 2023 Rp 1,29 T Terlalu Kecil
“Semestinya daerah tangkapan air dipertahankan, tapi kenyataannya tidak. Contohnya di daerah tangkapan air di Taman Mini ke Monumen Pancasila Sakti sepanjang lima kilometer, sekarang sudah menjadi gedung pertemuan dan showroom,” ungkapnya.
Sementara, Anggota Banggar lainnya Yusriah Dzinnun mempertanyakan kematangan perencanaan Pemprov dalam mengalokasikan anggaran untuk mengantisipasi dampak resesi ekonomi. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di DKI paling tinggi di Jakut yakni 7,24 persen. Tapi, porsi anggarannya paling kecil dari wilayah lain.
“Saya mempertanyakan bagaimana sebetulnya keberpihakan teman-teman (Pemprov DKI) dalam rangka penanggulangan ancaman resesi ekonomi,” katanya.
Baca juga : Anggaran Gas Air Mata Polri Tembus Triliunan Rupiah
Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati merincikan rencana realisasi sejumlah program prioritas. Pertama, untuk menuntaskan antisipasi resesi ekonomi, Pemprov akan menjaga kestabilan pangan dengan meningkatkan market share dengan harapan harga bisa dikendalikan.
“Tahun 2023 kita mengusulkan anggaran untuk subsidi pangan ini sebesar Rp 984 miliar dan tentu ini bisa untuk menjaga inflasi. Dalam rangka pengendalian inflasi sektor pangan, ada pembelian produk strategis di Darma Jaya,” ucapnya.
Selain itu, Pemprov akan mengadakan program pengembangan UMKM dengan mengajarkan berbagai pelatihan keterampilan di lima provinsi dan kabupaten.
Baca juga : Tuh Kan, DPR Nggak Berani Garap Bosnya
“Mulai dari pendaftaran, pendampingan permasalahan dan lain-lain sampai terakhir kita juga mendampingi dalam konteks permodalan,” tuturnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya