Dark/Light Mode

Banyak Orangtua Ngeluh Sulit Akses PPDB

DKI Buka Posko Aduan Penerimaan Siswa Baru

Jumat, 26 Mei 2023 07:30 WIB
Sejumlah petugas (kiri) memberikan penjelasan kepada orang tua calon peserta didik terkait pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Posko Pelayanan PPDB SMA Negeri 70, Jakarta Selatan, Kamis (25/5/2023). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka posko layanan PPDB 2023 mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang kesulitan mengakses laman tahapan pendaftaran. (ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww).
Sejumlah petugas (kiri) memberikan penjelasan kepada orang tua calon peserta didik terkait pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Posko Pelayanan PPDB SMA Negeri 70, Jakarta Selatan, Kamis (25/5/2023). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka posko layanan PPDB 2023 mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang kesulitan mengakses laman tahapan pendaftaran. (ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww).

 Sebelumnya 
Untuk jenjang SMP, penga­juan akun dimulai 19 Mei-5 Juli 2023, mulai pendaftaran dan pemilihan sekolah 12-14 Juni. Proses seleksi 12-14 Juni, pengumuman pada 14 Juni serta lapor diri dilakukan 15-16 Juni.

Berikutnya, jenjang SMA, pengajuan akun mulai 24 Mei-5 Juli, pendaftaran dan pemilihan sekolah pada 12-14 Juni. Kemudian, proses seleksi 12-14 Juni, pengumuman 14 Juni dan lapor diri pada 15-16 Juni. Lalu, jen­jang SMK, pengajuan akun pada 24 Mei hingga 5 Juli dilanjutkan lapor diri pada 15 dan 16 Juni.

Di Posko PPDB wilayah Jak­sel II, sejak Sabtu (20/5) hingga Selasa (23/5), tercatat ada 198 orangtua calon siswa yang da­tang mengadu. Kebanyakan dari mereka mengeluhkan kesulitan dalam membuat akun.

Baca juga : Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Layani Penempatan 9 Pesawat Delegasi KTT ASEAN

Petugas operator Posko PPDB Fahmi menyebutkan, setiap hari ada sekitar 20 hingga 50 calon peserta didik baru dan orang tua yang datang. Selain menanyakan soal cara membuat akun, mereka meminta bantuan verifikasi soal data kependudukan. Seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK) dan masalah domisili.

“Sebenarnya pengecekan bisa dari rumah melalui cek berkode. Namun karena tidak tahu caranya, mereka memilih da­tang ke posko meminta dibantu pengecekannya sekaligus veri­fikasi,” jelasnya.

Fahmi menambahkan, Posko PPDB ini dibuka sejak 10 Mei lalu. Setiap hari ada lima petu­gas yang berjaga, yakni tiga dari Sudin Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan dua lainnya dari Sudin Pendidikan wilayah II Jaksel. Mereka bertugas dari pukul 08.00-16.00 setiap hari kerja.

Baca juga : Hartanya Melonjak, Irna Narulita Pastikan Tak Ada Penambahan Aset

“Petugas membantu memandu cara membuat akun dan men­jelaskan persyaratan yang harus disiapkan dalam mendaftarkan calon peserta didik secara on­line,” katanya.

Sulit Daftar PPDB

Tak semua orangtua dan calon siswa lancar melakukan pendaf­taran PPDB.

Baca juga : Pemprov DKI Didorong Awasi Pendatang Baru

Seorang warga Jaksel Septi mengaku mengalami masalah saat melakukan pendaftaran PPDB.

“Pagi-pagi saya bikin penga­juan akun buat anak langsung bisa. Tetapi ada tetangga yang nggak bisa-bisa. Saya coba bantuin si tetangga, ternyata memangnggak bisa. Heran aja, apa kami harus datang ke posko dulu,” tuturnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.