Dark/Light Mode

Jurus Tekan Stunting Di Jakarta

Banyakin Makan Bergizi, Stop BAB Sembarangan

Selasa, 11 Juli 2023 07:30 WIB
Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta R Dewi Satiasari S. (Foto: dok. Bappeda DKI Jakarta)
Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta R Dewi Satiasari S. (Foto: dok. Bappeda DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Menurut Indra, dari berba­gai program yang dijalankan untuk menekan kasus stunting, salah satunya Open Defecation Free (ODF) atau stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Barat terus berupaya memperbanyak membangun MCK (Mandi, Cuci, Kasus) komunal, khusus­nya di wilayah permukiman padat penduduk.

Baca juga : Sibuk Urus Perusahaan, Sosialita Ini Tak Lupakan Tugas Sebagai Ibu Dan Istri

“Berbagai upaya kami laku­kan. Kami optimistis dapat me­nekan kasus stunting,” katanya.

Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengatakan, salah satu cara penanganan stunting di wilayahnya dilakukan dengan Gerakan Orang Tua Asuh Untuk Anak Stunting (Go Tuntas). “Aksi ini sudah kita jalankan sejak 2022,” ujarnya.

Baca juga : Sukses Turunkan Angka Stunting, Ganjar Disematkan Penghargaan Satyalencana Wira Karya

Munjirin menjelaskan, ada 15 kelurahan ditetapkan men­jadi lokasi khusus percepatan penanganan persoalan stunting. Sebanyak 122 pejabat juga di­tunjuk menjadi orang tua asuh balita stunting.

Selain pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan, pihaknya juga meng­gandeng swasta untuk mem­bantu penanganan stunting dengan memberikan bantuan Rp 1.375.000 kepada masing-masing anak asuh.

Baca juga : Kunker Australia Dan Papua Nugini, Jokowi Bahas Investasi Dan Perdagangan

Dalam kegiatan itu, pihaknya sekaligus menyerahkan data penanganan stunting sejak 2022. “Dengan sinergitas yang baik, semoga zero stunting akan tercapai,” harapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.