Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dinkes Temukan 8 Kasus Cacar Monyet Di Ibu Kota
Awas Tertular, Hindari Perilaku Seks Berisiko
Kamis, 26 Oktober 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
7 Kasus Positif
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, ada tujuh kasus positif cacar monyet di Jakarta. Rinciannya, 1 kasus dari Jatinegara, Mampang 1 kasus, Kebayoran Lama 1 kasus, Setiabudi 2 kasus, Grogol Petamburan 1 kasus, dan Kembangan 1 kasus.
Baca juga : Siti Nadia Tarmizi: Kami Upayakan Vaksinasi Kelompok Yang Berisiko
Seluruh pasien terkonfirmasi itu adalah laki-laki usia produktif. Seluruhnya berusia produktif, 25-39 tahun. Dari hasil penelusuran diketahui 6 pasien merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi biseksual.
“Untuk kondisinya, semua baik dan stabil. Kita pantau ketat dan terus menerus. Saat ini, kita juga sedang memonitor pihak-pihak yang melakukan kontak erat dengan pasien,” kata Maxi.
Baca juga : Kasus Cacar Monyet Naik Di Ibu Kota Jadi 12 Kasus, Warga Diimbau Lebih Waspada
Maxi menyebut, pasien cacar monyet memiliki faktor perilaku seks berisiko dengan munculnya lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam dan sulit menelan.
Penularan terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi.
Baca juga : Waspada, Cacar Monyet Menular Lewat Droplet
Menyusul penambahan kasus ini, Maxi mengatakan, Kemenkes bergegas melakukan upaya penanggulangan. Setidaknya ada 3 upaya yang dilakukan. Yakni upaya surveilans, terapeutik dan vaksinasi.
Kriteria penerima vaksin laki-laki yang dalam 2 minggu terakhir melakukan hubungan seksual berisiko dengan sesama jenis dengan atau tanpa status ODHIV. Vaksinasi dilaksanakan mulai 24 Oktober 2023 dengan jumlah sasaran sekitar 447 orang.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya