Dark/Light Mode

Berpotensi Sebarkan Virus Corona

Batasi Wisatawan Yang Masuk Puncak Bogor

Rabu, 24 Juni 2020 06:52 WIB
Situasi Arus Lalu  Simpang Megamendung Puncak terpantau ramai lancar, Sabtu (20/6). (Foto TMC Polres Bogor)
Situasi Arus Lalu Simpang Megamendung Puncak terpantau ramai lancar, Sabtu (20/6). (Foto TMC Polres Bogor)

 Sebelumnya 
Sebelum ada pandemi Covid-19, kata Syarifah, sempat ada wacana memberlakukan ganjil-genap di kawasan Puncak. Sebab, akses menuju Puncak selalu macet di akhir pakan. Pemkab Bogor kembali akan membicarakan ide ini dengan Pemprov DKI Jakarta, Kemen- terian Perhubungan, dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Kita akan perketat pengawasan. Ada ide pengendalian dan pengaturan kendaraan de- ngan ganjil genap,” terangnya. Namun, lanjut Syarifah, kawasan Puncak ini tak bisa ditutup begitu saja. Sebab, banyak warga lokal bekerja di kawasan Puncak, seperti di Ciawi, Megamendung, dan Cisarua. Jadi ini harus dibangun komitmen dari semua pihak.

Baca juga : Napoli 2-0 Verona, Partenopei Masuk Zona Eropa

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pihaknya akan terus gencar melakukan tes Covid-19 secara masif di tempat-tempat publik. Semua dilakukan demi keselamatan dan keamanan warganya.

“Jangan menganggap corona ini sudah tidak ada, mari gotong royong ikuti protokol kesehatan. Jangan sampai muncul lagi klaster baru corona,” kata Ade Yasin.

Baca juga : Tes PCR Di Pasar Tradisional Mesti Digencarkan

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengakui, kawasan Puncak masih jadi primadona. Namun, meski hotel dan restoran sudah buka, bukan berarti warga bebas jalan-jalan dan berkegiatan selama penerapan PSBB proporsional. Dia mengungkapkan, jika ada hotel, objek wisata, restoran yang tidak berpedoman pada Perbup dan PSBB proporsional, pihaknya tak segan menutupnya.

Kabid Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, Iman W Budiana juga mengklaim, telah me- maksimalkan semua personel mengawasi beberapa tempat wisata.

Baca juga : Hantu Berdasinya Galak Tukang Palaknya Banyak

“Kalau di daerah Puncak, relatif semuanya ditutup. Kita juga sudah menyisir semua lokasi di Puncak dan sosialisasikan terkait yang diperbolehkan dan tidak selama PSBB proporsional ini,” klaimnya.[FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.