Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kampanye Bahaya Corona Door To Door Dianggap Angin Lalu
Saatnya Gubernur Jakarta Terapkan Denda Progresif
Senin, 7 September 2020 06:35 WIB
Sebelumnya
Satgas Covid-19 Tiap Rumah
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pencegahan penyebaran Covid- 19 memang harus sampai ke tingkatan keluarga. Dia meminta para ketua Rukun Warga (RW) di Jakarta membentuk kader penanganan Covid-19 di setiap rumah di lingkungannya.
“Setiap rumah ada satu orang yang ditunjuk menjadi kader penanganan Covid-19,” kata Riza. Dia menjelaskan, pada kader penanganan Covid-19 itu akan berkoordinasi dengan ketua RT atau RW setempat untuk menyampaikan kondisi masing-masing keluarga melalui grup WhatsApp.
Tak hanya itu, lanjutnya, ketua RT atau RW juga dapat menyebarkan informasi perihal kebijakan Pemprov DKI terkait penanganan Covid-19 kepada para kader tersebut. “Berbagai informasi arahan, perintah, petunjuk, dan kebijakan dari Bapak Gubernur DKI bisa kita teruskan sampai ke tingkat kelurahan, RW, RT, bahkan sampai ke tingkat kader kader yang ada di se- tiap rumah. Kemudian diteruskan ke seluruh warga,” paparnya.
Baca juga : Erick Dipanggil Jokowi, Terawan Kok Nggak Ya
Menurut Riza, sinergi penanganan Covid-19 antara pemerintah dan warga perlu diperkuat karena Jakarta masih dalam kondisi tidak aman dan berbahaya karena pandemi Covid-19.
“Saya sampaikan, kita dalam suasana perang. Dalam suasana belum aman. Membutuhkan kerja sama yang baik antara kita agar dapat menghadapi ini lebih bijak, lebih baik, dan Jakarta segera bisa jadi provinsi yang pertama yang bisa keluar dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,” ujar Riza.
Kaji Larang Isolasi
Politisi Kebon Sirih mengingatkan Pemprov DKI Jakarta agar tak terburu-buru mengeluarkan kebijakan pelarangan isolasi mandiri. Perlu kajian matang untuk memutuskan kebijakan tersebut. Misalnya, mengkaji ketersediaan fasilitas kesehatan yang mumpuni.
Baca juga : Sepekan Masa PSBB Transisi, Volume Lalu Lintas Harian Menuju Jakarta Turun
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Oman Rohman Rakinda mengingatkan, para wali kota, camat dan lurah, agar mengaktifkan lagi gugus tugas Covid-19 hingga RT/RW, sehingga semua warga harus tetap siaga dan bergerak melawan Covid-19.
“Butuh partisipasi dan kesadaran warga untuk memutus mata rantai penularan Covid- 19,” tegasnya.
Dia meminta agar Pemprov DKI Jakarta memikirkan matang-matang setiap kebijakan terkait Covid-19. Seperti, pelarangan isolasi mandiri. Perlu kajian matang untuk memutuskan kebijakan tersebut. Misalnya mengenai ketersediaan fasilitas kesehatan yang mumpuni.
“Memang harus berhitung betul nanti penyediaan ruangan dengan fasilitas lain-lain yang menunjang pengawasan, baik secara medis maupun bagaimana pola interaksi antar pasien yang diisolasi,” kata Oman.
Baca juga : Upacara Virtual Hari Lahir Pancasila, Mentan: Saatnya Kita Jadi Garda Terdepan Pancasila
Dia juga meminta kepada Pemprov DKI agar mengupayakan penyediaan fasilitas isolasi mandiri yang berorientasi kepada peningkatan imunitas. Dengan cara ini, lebih cepat proses penyembuhan pasien Covid-19 selama isolasi.
“Kalau bisa disetting fun, terutama bagi mereka yang gejala ringan atau tidak bergejala, terus bisa berkomunikasi dengan keluarga walaupun dibatasi,’’ sarannya.
Dengan begitu, lanjut Oman, pasien tidak merasa sendirian. Buat mereka menjadi senang. Dibikin acara-acara yang bisa menaikkan imun. Jangan dibuat situasinya tegang. [RMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya