Dark/Light Mode

Baru Dikasih Setelah Walk Out

Perdana, Anggota Dewan Nggak Dimodalin Mikropon Saat Rapat Paripurna

Senin, 7 September 2020 18:14 WIB
Baru Dikasih Setelah Walk Out Perdana, Anggota Dewan Nggak Dimodalin Mikropon Saat Rapat Paripurna

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani memprotes penyelenggaraan Rapat Paripurna Laporan Pertanggungjawaban APBD DKI 2019 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (7/9).

Sekretariat DPRD tidak menyediakan pengeras suara atau mikropon untuk para Anggota Dewan Kebon Sirih.

Baca juga : Urus Rumah Tangga, Sandra Dewi Nggak Dandan Kalau Di Rumah

"Perdana. Sejarah. Rapat paripurna tanpa pengeras suara untuk dewan," kata Zita dalam keterangannya, Senin (7/9).

Tak disediakannya pengeras suara, jelas membikin para legislator terhambat menyampaikan pandangannya. Bahkan, Ketua Fraksi Golkar Basri Baco kudu berdiri, saat menyatakan sikapnya yang tidak setuju dengan laporan pertanggungjawaban APBD DKI.

Baca juga : Karolin Minta Petani Manfaatkan Lahan Tidur

"Kami dewan tidak difasilitasi hak berbicara. Sejarah ini. Kami juga sudah keluhkan langsung dalam rapat paripurna tadi," ujar Basri.

Rapat Paripurna DPRD DKI yang digelar hari ini membahas tentang Pertanggungjawaban APBD DKI 2019.

Baca juga : Anggota Dewan Rela Anggaran AKD Disunat Habis

Ada empat fraksi menolak laporan pertanggungjawaban tersebut. Yaitu PSI, PAN, NasDem dan Golkar. Bahkan empat fraksi tersebut melakukan walkout di tengah sidang. Serupa, Sekretaris fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anthony Winza Prabowo menyebut, mikropon hanya disediakan untuk pimpinan DPRD, pemapar, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.