Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Baru Dikasih Setelah Walk Out
Perdana, Anggota Dewan Nggak Dimodalin Mikropon Saat Rapat Paripurna
Senin, 7 September 2020 18:14 WIB
Sebelumnya
Basri mengungkap, saat rapat berlangsung, para anggota dewan melakukan interupsi karena menganggap laporan Anies memiliki banyak kejanggalan. Namun, mereka menyampaikan pendapatnya tanpa pengeras suara. Sejumlah anggota dewan harus berteriak dan bersuara kencang.
Beberapa kali, Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta suara anggota dikencangkan.
Setelah empat fraksi walk out, Sekretariat Dewan baru memberikan mikropon tanpa kabel kepada anggota dewan yang ingin berbicara.
Baca juga : Urus Rumah Tangga, Sandra Dewi Nggak Dandan Kalau Di Rumah
Sekretaris Fraksi PSI DPRD Jakarta Anthony Winza Prabowo heran dengan pencopotan mikropon ini. Ia menduga ada settingan. "Mikroponnya nggak ada. Baru kali ini saya lihat rapat paripurna, anggota dewan tidak diberikan mic. Dicabutin dari mejanya, satu per satu dipretelin. Saya nggak ngerti, apakah ini settingan atau apa," ujar Anthony di Gedung DPRD, Senin (7/9).
Dia mengingatkan, tidak boleh ada diskriminasi dalam pelaksanaan rapat. Apalagi, rapat berlangsung di tengah situasi pandemi Covid. Berteriak, berpotensi menyebarkan virus lewat droplet.
"Hanya pimpinan, gubernur dan wagub di atas saja. Biasanya tiap satu meja ada satu. Kita lagi suasana Covid, nggak mungkin buka masker teriak-teriak interupsi," kecam Anthony.
Baca juga : Karolin Minta Petani Manfaatkan Lahan Tidur
Walk Out
Rapat paripurna sempat diwarnai aksi walk out. Saat perwakilan Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike selesai menyampaikan hasil pembahasan P2ABPD, Anggota fraksi Golkar Basri Baco melakukan interupsi.
Baco kecewa dengan Anies dan anak buahnya, larena tidak menjalankan hasil reses anggota DPRD. "Kami tidak melihat niat baik dari eksekutif, untuk menjalankan hasil reses. Karena itu, fraksi Golkar izin untuk walk out," kata Baco sambil keluae ruang rapat paripurna, bersama anggota Fraksi Golkar lainnya.
Baca juga : Anggota Dewan Rela Anggaran AKD Disunat Habis
Selanjutnya, Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI, Oman Rahman Rakinda juga menyampaikan kekecewaan yang sama. "Kami fraksi PAN kecewa dengan forum ini. Tidak boleh terjadi lagi setting forum seperti ini. Untuk itu, izinkan kami fraksi PAN untuk meninggalkan ruangan ini," tegasnya, diikuti Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani. Keduanya berjalan meninggalkan ruang Rapat Paripurna. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya