Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Soal Kasus Andi Arief, Ini Pernyataan Pers Partai Demokrat
Senin, 4 Maret 2019 21:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Berita tertangkapnya Andi Arief di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat pada Minggu (3/3) malam karena kedapatan nyabu, membikin geger Partai Demokrat. Bak petir menggelegar di siang hari.
Apalagi, selama ini, Andi yang menjabat Wakil Sekretaris Jenderal di partai berlambang mercy itu, dikenal tak pernah berurusan dengan benda haram narkoba.
Baca juga : AirAsia Tarik Penjualan Dari Traveloka
"Kami Partai Demokrat kaget atas peristiwa yang menimpa pribadi Andi Arief, mengingat sepengetahuan kami, Saudara Andi Arief selama ini tidak pernah terlibat persoalan narkoba. Selama ini, yang bersangkutan juga banyak memberikan kontribusi besar terhadap proses demokrasi di Indonesia," tutur Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari dan Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, dalam konferensi pers di Taman Politik DPP Partai Demokrat Jalan Proklamasi 41, Jakarta, Senin (4/3).
Dijelaskan Partai Demokrat turut memantau perkembangan kejadian ini. Baik dari media, ataupun keterangan dari pihak Kepolisian.
Baca juga : Diperiksa KPK, Sukiman Ngaku Nggak Tahu
"Untuk mendalami hal ini, kami akan mencari informasi secara langsung dari pihak Saudara Andi Arief. Oleh karena itu, kami belum bisa menyampaikan hal apa pun terkait masalah hukum ini," tutup Imelda. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya